Harga Cabai Merah di Gayo Lues Anjlok Pascabanjir Bandang
January 16, 2026 08:49 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues 

TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Harga cabai merah di Kabupaten Gayo Lues anjlok pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunGayo.com, Jumat (16/1/2026) harga cabai merah kini ditampung seharga Rp 10.000 per kilogram.

Harga tersebut turun dari harga sebelumnya yang sempat bertahan dikisaran Rp 30.000- Rp 35.000 per kilogram.

Satu diantara faktor penyebab anjloknya harga cabai merah yaitu arus transportasi lalulintas dari Blangkejeren menuju Kutacane dan Medan belum stabil dan lancar.

Sehingga menyebabkan harga hasil pertanian tersebut masih merosot dan belum normal.

"Harga cabai merah hasil panen para petani ditampung agen penampungan seharga Rp 10.000 per kilogram, sehingga para petani cabai sangat kecewa dan mengeluh," kata Sabirin salah satu petani cabai di Kutapanjang.

Hal serupa diakui petani cabai lainnya di Blangjerango, Selamat mengatakan, harga cabai merah anjlok di kabupaten tersebut pascabencana alam.

"Kini semangat para petani cabai juga turun drastis untuk merawat tanamannya itu, hal tersebut disebabkan faktor harga yang anjlok dan merosot di Gayo Lues," sebutnya. (*)

Baca juga: Kunjungi Tripe Jaya Gayo Lues, Bupati Tegaskan Semua Korban Bencana Harus Dapat Bantuan Pemerintah

Baca juga: Kapolda Aceh Sambangi Pengungsi Banjir Bandang Gayo Lues, Disambut Shalawat dan Nyanyian Haru Warga

Baca juga: Mau ke Aceh Timur dan Aceh Tamiang, Warga dari Gayo Lues Terpaksa Jalur Medan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.