TRIBUNJATIM.COM - Seorang pemeran pengganti sekaligus aktor kostum tokusatsu Jepang, Yasutomo Ihara ditangkap polisi karena membobol 43 rumah.
Yasutomo dikenal sebagai pemeran pengganti dalam serial Power Rangers.
Power Rangers adalah waralaba pahlawan super Amerika yang didasarkan pada serial tokusatsu Jepang, Super Sentai, dengan menggunakan sebagian besar rekaman aksi dari Jepang dan menambahkan adegan baru dengan aktor berbahasa Inggris untuk disesuaikan dengan audiens Barat.
Serial ini mengisahkan sekelompok remaja berkostum warna-warni yang mendapat kekuatan super untuk melawan kejahatan, menggunakan Zords (robot raksasa) untuk mengalahkan monster yang membesar.
Power Rangers pertama kali tayang pada 1993 dengan Mighty Morphin Power Rangers.
Bagi jutaan penonton yang menyaksikan Power Rangers, mungkin tak banyak yang tahu bahwa adegan antara pertempuran dan drama diambil secara terpisah.
Para aktor merekam dialog dan adegan tanpa topeng mereka di California, sementara adegan pertempuran epik diambil dari serial Super Sentai Jepang.
Banyak adegan disatukan untuk menciptakan serial ikonik yang dicintai para penggemar.
Yasutomo adalah salah satu pemerannya, di mana dia menjadi Ranger Hijau.
Baca juga: Aktor Senior Diding Boneng Terancam Tunawisma Setelah Rumah Warisan Orang Tuanya Ambruk
Bertahun-tahun kemudian, kabar datang dari Yasutomo, bukan karyanya melainkan aksi kejahatan yang dilakukan.
Kehidupan Ihara mengalami perubahan tak terduga antara akhir 2013 dan 2014 setelah ia melakukan serangkaian pencurian di Jepang yang akhirnya menyebabkan penangkapannya pada 2014.
Ia mengungkapkan keterampilan yang sama yang membuatnya menjadi pemain akrobat memungkinkannya untuk melakukan kejahatan-kejahatan ini.
Yasutomo Ihara melakukan serangkaian pencurian di seluruh Prefektur Saitama, sebelum akhirnya tertangkap dan mengaku telah melakukan setidaknya 43 perampokan.
Dia mengakui latar belakangnya sebagai pemain akrobat memungkinkannya untuk memanjat tembok, tiang, dan balkon untuk masuk melalui lantai atas.
Baca juga: Sosok Aktor Kerja Sampingan Jadi Kurir, Akui Finansial Belum Stabil, Pernah Main Bareng Song Hye Kyo
Baca juga: Dulu Idola Remaja, Mantan Aktor Kini Jadi Gelandangan, Ibu: Dia Butuh Bantuan Profesional Bukan Uang
Dikutip dari Kompas.com pada Jumat (16/1/2026), media di Jepang menjulukinya sebagai "Pencuri Manusia Laba-laba".
Ia mengungkapkan ia melakukan kejahatan ini karena kesulitan keuangan setelah cedera lutut pada 2009 mengakhiri kariernya sebagai pemeran pengganti, sehingga Ihara kesulitan mendapatkan penghasilan yang stabil.
Ia kemudian menjelaskan pencurian tersebut dimaksudkan untuk membantunya membiayai sekolah drama dan memberikan kesempatan untuk menghidupkan kembali keterlibatannya di industri hiburan.
Pada saat itu, barang curian tersebut bernilai sekitar 8,2 juta yen atau sekitar Rp 873 juta (dengan kurs Yen saat ini), dan ia secara resmi dijatuhi hukuman lima tahun penjara pada 2020.