WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG — Raut haru dan syukur terpancar dari wajah Nurjaya (49), buruh harian lepas asal Gempol Girang, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Di tengah keterbatasan ekonomi, ia kembali mendapat kabar baik: anaknya menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dalam kegiatan penyaluran PIP di SMP Negeri 3 Karawang, Jumat (16/1/2026).
Baca juga: Kritik Sekolah karena Potong Dana Program Indonesia Pintar, Siswa SMP Bekasi Dianiaya Anak Kepsek
Nurjaya mengaku, bantuan PIP sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan anaknya.
Dana yang diterima digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, mulai dari perlengkapan belajar hingga seragam.
“Ini sudah yang kedua kalinya anak saya dapat PIP. Alhamdulillah, bantuan ini bisa dipakai beli tas, sepatu, baju, sampai buku pelajaran,” ujar Nurjaya dengan mata berkaca-kaca.
Nurjaya sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan dan kuli bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu.
Meski hidup dalam keterbatasan, ia tetap berusaha agar anak-anaknya dapat mengenyam pendidikan yang layak.
“Walaupun belum sepenuhnya cukup, kami tetap bersyukur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Anak Nurjaya yang menerima PIP tahun ini merupakan anak keduanya, yang saat ini duduk di kelas IX SMP Negeri 6 Karawang.
PIP Harus Tepat Sasaran
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, PIP harus tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan.
“Bantuan PIP ini memang diperuntukkan bagi keperluan sekolah, seperti perlengkapan belajar dan kebutuhan pendidikan lainnya,” ujar Saan.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan apa pun dalam proses penyaluran PIP.
Masyarakat diminta tidak ragu maupun takut, sementara pihak penyalur diminta menjalankan tugas sesuai aturan.
“Tidak ada bayar-bayar. Program ini murni bantuan dari negara,” tegasnya.
Baca juga: Disdik DKI Jakarta Diminta Hapus Syarat Program Indonesia Pintar dalam PPDB Bersama
Saan berharap, bantuan PIP dapat terus berkelanjutan hingga para siswa menyelesaikan pendidikan, bahkan sampai ke jenjang perguruan tinggi.
“Harapannya, bantuan ini bisa terus berkesinambungan sampai mereka lulus dan bahkan menjadi sarjana,” katanya.
370 Siswa Terima Bantuan
Dalam kegiatan tersebut, Saan Mustopa bersama Wakil Ketua DPRD Karawang Dian Fahrud Jaman menyerahkan bantuan PIP kepada 370 siswa dari lima sekolah di wilayah Karawang Barat, yakni:
Program Indonesia Pintar diharapkan menjadi jembatan bagi anak-anak Indonesia untuk terus bersekolah dan memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. (MAZ)