TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Racikan perpaduan rasa gurih dari mi dan kaldu kental hingga berbagai topping berupa irisan daging, telur rebus, rumput laut, hingga jagung menjadi kombinasi yang pas dalam setiap gigitan salah satu menu andalan Ramen Mura.
Kuliner tersebut memiliki ciri khas berupa isi banyak, rasa enak, dan ramah di kantong, sehingga cocok disantap oleh berbagai kalangan anak muda maupun orang dewasa.
Lokasi kuliner Ramen Mura dapat dikunjungi oleh konsumen di Kragilan, Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Direktur Utama PT Sembilan Sariboga Indonesia, Jocelyn Pandi, mengatakan, outlet di dekat kampus Universitas Ahmad Dahlan - Kampus 4, itu sebenarnya baru resmi dibuka pada Jumat (16/1/2026) sore. Konsepnya mengintegrasikan sajian ramen khas Jepang dan pengalaman kafe modern.
"Kami hadir di sini, karena ada potensi pasar yang baik. Karena, produk sajian Ramen Mura ini kami usahakan bisa dinikmati oleh semua kalangan. Jadi, anak muda maupun orang tua itu dapat menikmati semua santapan yang kami sajikan," katanya, kepada wartawan.
Tak heran, konsep outlet ramen kali ini dibuka dengan open space, sehingga memiliki kapasitas yang banyak dan konsumen bisa menikmati ramen berkualitas dengan nyaman sambil menikmati pemandangan sekitar.
Lebih lanjut, ia menyampaikan ada banyak varian ramen yang disajikan. Beberapa di antaranya berupa ramen kuah original, spicy, creamy, dan creamy spicy, serta dry ramen atau ramen kering.
Selain ramen, terdapat pula racikan minuman kopi spesial dan menu pendukung berupa nasi, snack bites, serta menu pilihan lainnya.
Sementara itu, CFO PT Sembilan Sariboga Indonesia, Raymond Pandi, berujar, ke depan konsep penjualan kuliner Ramen Mura akan dilakukan dengan Ramen Go. Di mana, itu menjadi sebuah brand baru dengan konsep mobile selling di sejumlah wilayah strategis termasuk DIY.
"Memang pada tahun-tahun sebelumnya, konsep kita fokus pada pembukaan outlet atau restoran ramen. Tapi, untuk ke depannya, kita punya inovasi baru yaitu memasuki dunia mobile dalam arti menyiapkan satu brand baru bernama Ramen Go atau bisa dikatakan seperti pedagang keliling yang menjual ramen," tutur dia.
Ramen Go dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner ramen yang fleksibel dan siap hadir di mana pun hingga kapan pun. Konsep tersebut dapat mendukung pemerataan akses kuliner berkualitas bagi berbagai segmen pelanggan.
"Tentunya konsep itu dengan taraf yang lebih ekonomis, sehingga bisa dibawa di berbagai kalangan masyarakat. Sampai saat ini, konsep itu sedang dalam tahap uji coba dan baru berjalan di beberapa daerah," tandas dia.(nei)