Foto-foto Kampung KDM, Permukiman Baru Bagi Korban Bencana di Purwakarta dari Bantuan Pemprov Jabar
January 17, 2026 12:41 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun Anggaran 2025 untuk membangun 40 unit rumah bantuan bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan rumah panggung berbahan kayu dengan atap julang ngapak, lengkap dengan pemasangan listrik, drainase, sarana air bersih, gapura dan papan nama kawasan, serta pematangan lahan (cut and fill). 

Pembangunan 40 unit rumah itu berada di lahan milik Desa Panyindangan seluas 5,01 hektare yang berlokasi di Kampung Pasir Cabe.

Nantinya deretan perumahan baru ini bakal diberi nama Kampung KDM.

Proyek pembangunan Kampung KDM kini telah rampung dan seluruh unit rumah dinyatakan siap secara fisik. 

KAMPUNG KDM - Seorang warga duduk di satu di antara deretan rumah panggung bernuansa adat Sunda di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). Deretan rumah ini akan dinamakan Kampung KDM yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


Dinding bilik dari anyaman bambu, atap genteng, serta tiang-tiang kayu yang kokoh menjadi penanda lahirnya sebuah permukiman baru bernama Kampung KDM.


Pantauan Tribunjabar.id, Jumat (16/1/2026) sore, sebanyak 40 unit rumah bantuan yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah telah selesai dibangun dan siap dihuni. 


Rumah-rumah itu berdiri di lahan milik desa seluas 5,01 hektare, berlokasi di Kampung Pasir Cabe, Desa Panyindangan.
KAMPUNG KDM - Seorang warga duduk di satu di antara deretan rumah panggung bernuansa adat Sunda di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). Deretan rumah ini akan dinamakan Kampung KDM yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Pantauan Tribunjabar.id di lokasi, Jumat (16/1/2026) sore, deretan rumah bernuansa adat Sunda berdiri rapi di lahan milik desa.   

Dinding bilik dari anyaman bambu, atap genteng, serta tiang kayu menjadi ciri utama kawasan Kampung KDM. 

Kepala Desa Panyindangan, Abdul Karim, mengatakan pembangunan 40 unit rumah tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana pergerakan tanah yang telah berdampak pada puluhan kepala keluarga sejak 2022.

"Alhamdulillah, bantuan 40 unit rumah dari Pemprov Jawa Barat sudah selesai dibangun. Setiap rumah berukuran 6x5 meter, dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, dan kamar mandi," ujar Abdul Karim saat ditemui Tribunjabar.id, Jumat (16/1/2026) sore.

KAMPUNG KDM - Deretan rumah bantuan di Kampung KDM, Desa Panyindangan, Purwakarta, telah rampung dibangun. Hunian bergaya rumah adat Sunda ini disiapkan untuk warga terdampak bencana pergerakan tanah dan kini menunggu masa pemeliharaan sebelum ditempati.
KAMPUNG KDM - Deretan rumah bantuan di Kampung KDM, Desa Panyindangan, Purwakarta, telah rampung dibangun. Hunian bergaya rumah adat Sunda ini disiapkan untuk warga terdampak bencana pergerakan tanah dan kini menunggu masa pemeliharaan sebelum ditempati. (Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Meski demikian, rumah-rumah tersebut belum dapat langsung dihuni karena masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak kontraktor. Selain itu, akses jalan di dalam kawasan permukiman masih berupa tanah merah dan belum dibangun secara permanen.

"Air bersih dan listrik sudah tersedia, tapi jalannya belum dibangun, jadi belum ditempati dulu," katanya.

Abdul Karim berharap adanya dukungan anggaran lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya untuk pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan lingkungan dan fasilitas ibadah.

"Supaya Kampung KDM ini benar-benar layak dan nyaman untuk ditempati warga," ujarnya.

Kampung KDM-2
KAMPUNG KDM - Deretan rumah bantuan di Kampung KDM, Desa Panyindangan, Purwakarta, telah rampung dibangun. Hunian bergaya rumah adat Sunda ini disiapkan untuk warga terdampak bencana pergerakan tanah dan kini menunggu masa pemeliharaan sebelum ditempati.

Diketahui, hingga Januari 2026 tercatat sebanyak 80 kepala keluarga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Panyindangan. 

Penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembangunan 13 unit rumah pada 2023 oleh Pemkab Purwakarta, empat unit rumah pada 2024 dari Pemprov Jawa Barat, hingga pembangunan 40 unit rumah melalui anggaran BKK Provinsi Jawa Barat tahun 2025.(*)
 

--
Grha Tribun Jabar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.