TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video unggahan seorang warga memperlihatkan jalan rusak di desanya di Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial.
Lewat video itu, warga tersebut juga membagikan kisah warga yang sudah geram dengan kondisi jalan tersebut dan mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Selama bertahun-tahun jalan rusak di desanya itu bak menjadi identitas di lingkungannya.
Video ini viral dibagikan akun TikTok @buterflyy_34, dikutip Tribunjabar.id, Sabtu (17/1/2026).
Warga tersebut sengaja memviralkan jalan rusak di desanya dengan harapan dapat dilihat pemerintah setempat.
Baca juga: Sentil Penambang di Gunung Ciremai, Dedi Mulyadi Berikan Solusi Jadi Penanam Pohon Gaji Rp 1,5 Juta
Video itu juga diunggah sebagai aduan warga dan laporan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Kepada Tribunjabar.id, pengunggah mengungkap jalan rusak itu berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Semua kampung di Desa Tanjungsari jalannya hancur,” ungkap pengunggah.
Pengunggah yang tak disebutkan namanya itu mengungkap jalan rusak di desanya banyak yang berlubang dan sebagian lubang jalannya dalam.
Hal tersebut membuat sejumlah titik jalan rusak itu digenangi air dan menjadi kolam jebakan dan berisiko menimbulkan kecelakaan.
Menurutnya, setiap hari warga melintas bak seraya menanggung doa dan harapan agar suatu saat jalan diperbaiki.
Pengunggah pun mengkritik bahwa respons pemerintah setempat yang konsisten hanya diam.
“Katanga pemerintah dekat dengan rakyat, mungkin benar tapi jaraknya sejauh lubang jalan ini dari kata layak,” kritiknya.
Ia menceritakan bahwa selama ini warga Desa Tanjungsari di Jampang Tengah, Sukabumi itu sudah berulang kali membuat laporan kepada pemerintah setempat.
Mulai laporan hingga dokumentasi pun sudah terkumpul dan mungkin sudah dibaca dan dilihat.
Namun, tidak ada jawaban pasti dan hanya direspons pemerintah dengan diam.
Warga tersebut heran karena jalan rusak di desanya selalu kalah prioritas dari proyek pemerintah yang lebih enak dipotret.
“Kami tidak ingin jalan mewah, kamu cuma ingin jalan tidak memaksa warga menyerahkan nyawa setiap kali keluar rumah,” ungkap curhatan hati warga tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa video jalan rusak di desanya yang dia unggah itu bukan hanya curahan hati warga melainkan realita di desanya yang sudah terlalu sering diabaikan pemerintah.
Kini, unggahan warga memviralkan jalan rusak di desanya di Sukabumi ini menyita perhatian warganet.
Tak sedikit warganet memberikan dukungan. Ada juga sebagian warganet yang mengeluh mengalami kondisi serupa di desanya.
Reaksi Warganet
Gebrakan Dedi Mulyadi menantang Warga Jawa Barat memvitalkan pembangunan itu mendapat beragam reaksi dari warganet.
Tak sedikit warganet yang setuju dan memuji gebrakan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Berikut beragam komentar warganet.
“Luar biasa, Kita Awasi Bersama... Rakyat Jabar Istimewa”
“Perasaan gubernur sblmnya ga bgini pak, sy bangga sm bapak”
“Nah sudah diumumkan gubernur, silahkan para warga siapkan kamera HP nya. dan jangan lupa gaya mode auditnya di aktifkan. kasih pertanyaan2 terbaiknya ke kontraktor2 yang sedang bekerja.”
“Udah lapor malah di laporin balik nanti”
“Video himbauan bagi warga mengawasi segala proyek pembangunan di Provinis Jawa Barat, biar kontraktor atau mandor yg bandel bakal di "masukin ke barak”,” tulis beragam komentar warganet.