Mengutip Al Mayadeen pada (17/1), kabar ini diumumkan oleh Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) pada Jumat (16/1/2026).
Lebih tepatnya, FAA mengeluarkan peringatan mencakup periode 60 hari kepada maskapai penerbangan sipil yang beroperasi di wilayah udara Meksiko dan Amerika Tengah.
Berlaku untuk penerbangan komersial dan sipil yang beroperasi di wilayah tersebut.
Peringatan itu disampaikan menyusul adanya aktivitas militer yang sedang berlangsung dan dinilai berpotensi mengganggu sistem navigasi penerbangan.
FAA menyebutkan bahwa aktivitas tersebut dapat menimbulkan risiko terhadap keselamatan penerbangan, khususnya terkait keandalan navigasi dan komunikasi pesawat.
Maskapai diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan penyesuaian rute jika diperlukan, serta terus memantau pembaruan informasi keselamatan penerbangan.
Hingga saat ini, belum ada laporan gangguan langsung terhadap penerbangan sipil.
Namun otoritas menegaskan langkah antisipatif diperlukan guna mencegah potensi risiko di wilayah tersebut.
Program: Tribun Video Update
Host: Yessy Arisanti Wienata
Editor Video: Hadiyya Qurrata
Uploader: bagus gema praditiya sukirman