Pasca Konflik Pemuda, Brimob Polda Maluku Gelar Kerja Bakti Humanis Bersama Warga STAIN
January 17, 2026 12:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pasca terjadinya konflik antar kelompok pemuda di wilayah Jembatan Amalatu, personel Satuan Brimob Polda Maluku yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) menggelar kerja bakti bersama warga setempat, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di kawasan STAIN Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. 

Kerja bakti dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) Pos Pam Jembatan Amalatu, Iptu Andi Kasnam, dengan melibatkan personel Brimob serta warga RT 10 RW 17 STAIN Negeri Batu Merah.

Fokus kegiatan meliputi pembersihan saluran got, pengangkutan sampah, dan penataan lingkungan sekitar pos pengamanan. 

Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadi bagian dari upaya memulihkan suasana kamtibmas pasca konflik yang sempat terjadi di wilayah tersebut.

Baca juga: ‎Distribusi Hasil Tani Hortikultura Maluku Tengah Cakupi Masohi, Ambon, Weda dan Papua

Baca juga: Insiden Kebakaran Hanguskan Bangunan SD 318 di Saparua 2 Tahun Lalu, Begini Respon Disdikbud

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Maluku, Kombes Pol. Irfan S. P. Marpaung, menegaskan bahwa kerja bakti ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis Brimob dalam menjaga keamanan, yang berjalan seiring dengan upaya membangun hubungan sosial yang harmonis bersama masyarakat.

“Brimob hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan pasca konflik, tetapi juga untuk menenangkan, merangkul, dan berjalan bersama masyarakat. Kerja bakti ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian kami terhadap lingkungan serta kesehatan warga,” ujar Kombes Pol. Irfan.

Ia menjelaskan, di tengah musim pancaroba yang rawan memicu berbagai penyakit, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting yang harus dijaga secara bersama-sama. 

Oleh karena itu, Brimob berupaya menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai sarana memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Lingkungan yang bersih akan berdampak pada kesehatan warga dan menciptakan suasana kamtibmas yang lebih kondusif. Inilah wujud Polri yang humanis, hadir sebagai sahabat dan mitra masyarakat,” tambahnya.

Antusiasme warga tampak dari keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. 

Baca juga: ‎Distribusi Hasil Tani Hortikultura Maluku Tengah Cakupi Masohi, Ambon, Weda dan Papua

Baca juga: Gunakan Kendaraan Dinas di Luar Kepentingan Kantor, ASN di SBT Terancam Sanksi 

Warga bersama personel Brimob bahu-membahu membersihkan lingkungan tanpa sekat, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.

Salah seorang warga RT 10 RW 17, berinisial AR, mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran personel Brimob yang membaur langsung dengan masyarakat.

“Kami melihat langsung sisi humanis Brimob. Mereka bukan hanya berjaga, tetapi ikut membersihkan lingkungan bersama kami. Ini membuat kami merasa lebih aman dan dihargai,” ungkap AR.

Menurut warga, kerja bakti bersama ini menjadi momentum penting untuk memulihkan suasana pasca konflik sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Brimob Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Di sisi lain Brimob mengutamakan dialog, kebersamaan, serta kepedulian sosial sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan di tengah masyarakat Maluku.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.