Berita Populer Bengkulu Selatan 12-17 Januari 2026: Pelantikan Sekda hingga Penemuan Bayi
January 17, 2026 05:33 PM

 

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Sejumlah peristiwa penting dan menarik mewarnai Bengkulu Selatan sepanjang periode 12 hingga 17 Januari 2026.

Berikut berita populer yang menghiasi pemberitaan di Bengkulu Selatan yaitu :

  1. Susmanto Resmi Jabat Sekda 

Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) dan 7 Kepala Dinas (kadis) definitif.

Pelantikan pejabat dilakukan di halaman Kantor Bupati Bengkulu Selatan sekitar pukul 08.00 WIB dan berjalan lancar tanpa halangan dan rintangan.

Baca juga: Sosok dan Harta Kekayaan Susmanto Resmi Jabat Sekda Bengkulu Selatan

Pantauan TribunBengkulu.com, Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilantik hari ini, Senin (12/1/2026) ada sekda dan tujuh orang kepala dinas.

2. Akhirnya 1.187 PPPK Paruh Waktu Bengkulu Selatan Resmi Dilantik

Sebanyak 1.187 Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dilingkungan Kabupaten Bengkulu Selatan resmi dilantik di halaman Kantor Bupati Bengkulu Selatan, Senin (12/1/2026).

Pantauan TribunBengkulu.com, suasana pelantikan berjalan lancar dan khidmat, sebanyak 1.187 menggunakan pakaian kopri untuk pelantikan segaligus pemberian Surat Keputusan (SK) sebagai PPPK Paruh Waktu.

“Alhamdulillah akhirnya pelantikan PPPK yang ditunggu-tunggu telah kita lakukan, satu tugas kita telah berhasil kita laksanakan,” ujar Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin kepada TribunBengkulu.com, Senin (12/1/2026).

3. Alasan Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin Tidak Terapkan WFA

Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan tetap bekerja dengan sistem lima hari kerja dan tidak menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) selama dua hari, meski kebijakan tersebut telah diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Tidak hanya Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah juga mulai menerapkan aturan tersebut terhitung sejak 12 Januari 2025.

Menurut Rifai, kebijakan WFA tidak akan berlaku di lingkungan Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan karena kondisi dan situasi di daerah tersebut masih memungkinkan ASN untuk tetap bekerja penuh dari kantor.

Selain itu, semangat kerja pegawai di lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan dinilai masih terjaga dengan baik.

4. Prioritas Pembangunan Bengkulu Selatan 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu selatan berkomitmen akan melanjutkan pembangunan dan program-program sebelumnya ditahun 2026.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto mengungkapkan, program tahun sebelumnya akan dilanjutkan di tahun 2026, seperti pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Hasanudin Damrah (RSUD HD), pendidikan, ketahananan pangan dan fasilitas perikanan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bengkulu Selatan.

“Jadi semua program ini telah kita bahas di APBD untuk kembali dilakukan ditahun 2026,” ujar Yevri kepada TribunBengkulu.com, Senin (13/1/2026).

5. Geger Penemuan Bayi Perempuan di Aliran Sungai Padang Guci Kaur Bengkulu

Warga Kecamatan Tanjung Kemuning, Kaur, Bengkulu digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di sekitar aliran Sungai Padang Guci pada Rabu (14/1/2026), sekitar pukul 06.10 WIB.

Bayi perempuan tersebut ditemukan oleh warga bernama Nawan (48) dan diduga dibuang oleh pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Baca juga: Ayah Bayi yang Ditemukan Menggigil dan Membiru di Sungai Padang Guci Kaur, Kini Jadi Tersangka

Berdasarkan keterangan saksi, terlihat tiga orang mencurigakan yang terdiri dari satu perempuan dan dua laki-laki bolak-balik di sekitar lokasi menggunakan sepeda motor.

Karena merasa curiga, saksi kemudian mengecek area tempat pembuangan sampah di pinggir sungai dan menemukan bayi perempuan dalam kondisi telanjang dengan tali pusar masih melekat.

6. Kondisi Ibu Bayi Alami Pendarahan-Dilarikan ke RS

Kondisi terkini ibu bayi yang ditemukan tergeletak di Jembatan Padang Guci, Kaur, pada Rabu (14/1/2026) sempat mengalami pendarahan serius pasca melahirkan.

Ibu bayi berinisial FA (21) dibawa oleh dua laki-laki berinisial SA (20) dan HA (18) yang saat ini telah diamankan oleh Polres Bengkulu Selatan dan dibawa ke Polres Kaur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut informasi yang didapat, 2 orang laki-laki yang diamankan ini ingin membawa ibu bayi ke tempat penanganan terdekat karena ibu bayi mengalami pendarahan setelah melahirkan.

Kedua laki-laki tersebut membawa ibu bayi untuk mendapat perawatan di bidan terdekat, yaitu di Puskesmas Talang Randai Bengkulu Selatan.

7. Normalisasi Bendungan

Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin memimpin langsung gotong royong dalam rangka melakukan normalisasi debit air Bendungan Selepah di Desa Babatan, Kecamatan Seginim pada Jumat, 16 Januari 2026.

Normalisasi bendungan adalah upaya mengembalikan fungsi bendungan dan saluran irigasi yang terganggu akibat pendangkalan sedimen dengan cara pengerukan, pelebaran alur, dan perbaikan tanggul.

8. Ayah Bayi Kini Jadi Tersangka

Polres Kabupaten Kaur melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) resmi menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penemuan bayi perempuan di Jembatan Padang Guci, Kabupaten Kaur, Rabu (14/1/2026) lalu.

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono melalui Kasatreskrim AKP Suprapto yang disampaikan Kanit PPA Satreskrim Polres Kaur, Ipda Jelpimon, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan SA (20) sebagai tersangka.

SA ditetapkan sebagai tersangka karena merupakan ayah dari bayi perempuan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.