TribunGayo.com, SPORT - Electric PLN Mobile menunjukkan respons luar biasa dengan permainan yang jauh lebih agresif saat menghadapi BJB Tandamata pada laga lanjutan Proliga 2026 di set kedua.
Pertandingan yang digelar di GOR Indoor Sport Center, Medan, Sabtu (17/1/2026) sore berlangsung sengit sejak awal set kedua, dengan tensi tinggi dan duel ketat di setiap rally.
Berbeda dengan set sebelumnya, Electric PLN Mobile tampil lebih percaya diri sejak awal permainan.
Efektivitas serangan yang dibangun oleh Esandrina Devega Salsabila menjadi kunci kebangkitan.
Lewat pukulan-pukulan tajamnya, Electric PLN sukses membuka set kedua dengan keunggulan 4-2 atas BJB Tandamata.
Baca juga: Proliga 2026: BJB Tandamata Kuasai Set Pertama, Bungkam Electric PLN 25-20
Namun, BJB Tandamata tak tinggal diam.
Sebuah rally panjang selama kurang lebih 38 detik menjadi titik balik permainan.
Anastasia Guerra tampil impresif dengan menyelesaikan rally tersebut dan membawa BJB Tandamata berbalik unggul 6-4.
Permainan cepat dan disiplin pertahanan membuat BJB mulai mengontrol tempo.
Menjelang technical timeout pertama, pada kedudukan 6-7, pelatih BJB Tandamata Risco Herlambang mengambil time out untuk menjaga fokus anak asuhnya.
Keputusan tersebut terbukti efektif, karena Anastasia Guerra dan kolega mampu mempertahankan keunggulan tipis menjadi 8-6.
Usai jeda, Electric PLN Mobile kembali menunjukkan daya juang tinggi.
Celeste Plak tampil sebagai motor serangan dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 8-8.
Sejak saat itu, jual beli serangan tak terhindarkan.
Kedua tim silih berganti mencetak poin, dengan skor terus imbang mulai dari 9-9, 10-10, hingga 11-11.
Atmosfer pertandingan pun semakin memanas.
BJB Tandamata sempat kembali menjauh setelah serangan cepat yang efektif serta monster block apik dari Shintia Alliva Mauludina membawa keunggulan 15-12.
Akan tetapi, momentum tersebut tak bertahan lama.
Electric PLN Mobile perlahan bangkit dan justru membalikkan keadaan lewat serangan tajam Celeste Plak yang membuat timnya unggul 18-16.
Situasi tersebut memaksa pelatih Risco Herlambang kembali meminta time out.
Namun selepas jeda, kesalahan sendiri dari Anastasia Guerra dimanfaatkan dengan baik oleh Electric PLN Mobile, yang tetap menjaga keunggulan hingga 20-16.
Buruknya komunikasi di kubu BJB Tandamata di penghujung set membuat Electric PLN semakin menjauh di angka 22-19.
Meski demikian, BJB Tandamata menunjukkan semangat pantang menyerah.
Dua poin beruntun berhasil mereka raih, membuat jarak keunggulan Electric PLN hanya tersisa satu poin di kedudukan 22-21.
Bahkan, BJB sempat menyamakan skor menjadi 22-22 dan 23-23, membuat tensi pertandingan mencapai puncaknya.
Pada momen krusial, Electric PLN Mobile tampil lebih tenang dan efektif.
Dua poin penutup akhirnya berhasil diamankan untuk mengunci kemenangan set kedua dengan skor tipis 25-23 atas BJB Tandamata.
Hasil ini membuat pertandingan diprediksi akan tersaji dengan semakin ketat dan penuh drama diset berikutnya. (*)
(Tribungayo.com/Intan Mutia)