Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus Bersama Popok dan Botol Susu di Pekanbaru
January 17, 2026 07:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penemuan bayi laki-laki yang diduga sengaja ditelantarkan, membuat heboh warga di Jalan Rajawali, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Sabtu (17/1/2026).

Bayi laki-laki malang itu ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB, dalam kondisi terbalut kain.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga setempat yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. 

Tak berselang lama, petugas Polsek Binawidya langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi bayi tersebut.

Baca juga: Ingat Pria Pukul Ayah Gendong Bayi di Pekanbaru? Kini Olvi Pradiyan Resmi Ditahan

Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan melalui Kanit Reskrim Iptu Santo Morlando membenarkan adanya penemuan bayi itu. 

Ia mengatakan, saat ditemukan, kondisi bayi terbilang sehat.

“Saat ditemukan bayi malang itu dalam kondisi sehat. Bersamanya ditinggalkan juga sebuah kardus berisi popok dan susu dalam botol,” kata Iptu Santo.

Usai dievakuasi, bayi tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.

“Pertama kita selamatkan dulu dan kita observasi dulu dan saat ini sudah di rumah sakit,” ungkapnya.

Menurutnya, selain memastikan kondisi kesehatan bayi, pihak kepolisian juga langsung memulai langkah penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua bayi tersebut dan alasan di balik penelantaran ini.

“Selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa orang tua bayi dan bagaimana bayi ini bisa ditelantarkan,” tegas Iptu Santo.

Penemuan bayi itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Suasana haru bercampur prihatin menyelimuti lokasi, dengan banyak warga mempertanyakan siapa orang tua yang tega meninggalkan darah dagingnya sendiri di tempat umum.

Iptu Santo kembali menegaskan bahwa bayi tersebut ditemukan oleh masyarakat sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihak kepolisian segera turun ke lokasi untuk mengevakuasi bayi dan membawanya ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis awal,” jelasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.