Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Trenggalek diminta untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan holistik terhadap perkara dugaan penggelapan arisan get menurun di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Hal itu seperti yang dikatakan kuasa hukum pelapor, Bambang Purwanto.
Bambang berharap penyidik tidak hanya fokus pada terlapor berinisial NV selaku pengelola arisan, tetapi juga memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat dalam pengelolaan maupun promosi arisan get tersebut.
"Semua yang ada kaitannya maupun yang terlibat agar diproses secara transparan," ujar Bambang saat ditemui di Mapolres Trenggalek, Jalan Brigjen Soetran, Kelurahan Ngantru, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (17/1/2026).
Purnawirawan perwira menengah Polri itu juga mengungkapkan, dirinya mengetahui adanya endorsement dari seorang influencer sekaligus penyanyi yang cukup dikenal di Trenggalek, berinisial SG, terkait arisan get tersebut.
Menurutnya, pihak yang melakukan endorsement juga perlu dimintai klarifikasi oleh penyidik.
"Klien yang saya kuasakan memang tertarik ikut arisan bukan semata-mata karena endorsement. Namun demikian, pihak yang melakukan endorse tentu harus dimintai klarifikasi, sejauh mana keterkaitannya dengan arisan maupun lelang yang telah dilaksanakan," jelasnya.
Bambang menilai, pemeriksaan terhadap pihak yang melakukan endorsement dapat memperkuat alat bukti dan menambah keterangan saksi dalam proses penyelidikan maupun penyidikan perkara dugaan penggelapan tersebut.
Baca juga: Skandal Arisan Get Trenggalek: Polisi Segera Periksa Penyanyi SG, Kerugian Capai Ratusan Juta
"Ini akan menambah bukti sekaligus saksi, bahwa apa yang pernah diunggah oleh pihak endorsement itu benar adanya, yakni kegiatan arisan maupun lelang," imbuhnya.
Mantan Kapolsek Suruh, Kabupaten Trenggalek, itu juga berharap laporan yang telah masuk ke kepolisian dapat menjadi atensi serius bagi penyidik.
Pasalnya, dugaan penggelapan arisan get tersebut disebut melibatkan banyak korban dengan nilai kerugian yang cukup besar.
"Saya percaya sepenuhnya Satreskrim Polres Trenggalek akan melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan hingga tuntas," pungkas Bambang.