Banjir Berangsur Surut, Status Tanggap Darurat di Kabupaten Banjar Kalsel Diturunkan
January 17, 2026 09:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Status tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan turun dari tanggap darurat ke transisi darurat pemulihan.

Kondisi status ini diambil dalam rapat koordinasi penanganan banjir di Aula Mini Barakat, Martapura, Sabtu (17/1/2026).

Pada rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H Yudi Andrea itu mengemukakan alasan mengapa status tanggap darurat diturunkan.

Hal itu berdasarkan kondisi di lapangan, debit air di sejumlah wilayah mulai mengalami penurunan. 

Baca juga: Pemkab Banjar Targetkan 15 Desa Blank Spot Terjangkau Sinyal

Menurutnya, saat ini, delapan kecamatan masih terdampak banjir dengan kategori ketinggian air sedang hingga tinggi.

sementara dua kecamatan lainnya, yakni Gambut dan Kertak Hanyar, menunjukkan tren penurunan.

Kondisi pengungsi juga sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing.

"Lokasi pengungsian yang kita fasilitasi di Sungai Tabuk dan Aula Dinas Pendidikan saat ini sudah ditutup karena pengungsi telah kembali,”imbuhnya.

Yudi menjelaskan, seiring menurunnya ketinggian air yang merendam, sejumlah dapur umum telah ditarik, khususnya di wilayah Sungai Tabuk. 

Meski demikian, pemerintah daerah tetap menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung desa-desa yang masih membuka dapur umum secara mandiri.

Para rapat tersebut dihadiri pimpinan serta perwakilan SKPD terkait, di antaranya BPBD, DPMD, Dinsos P3AP2KB, Dinkes, Distan, DPKP, DKISP, BPKPAD serta instansi terkait lainnya.

Masih Sekda Yudi Andrea menyampaikan, status Transisi Tanggap Darurat Menuju Pemulihan berlaku mulai Senin 19 Januari 2026.

“Berdasarkan pengalaman banjir tahun 2021, masa transisi bisa berlangsung hingga tiga bulan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan,” ulas Sekda Banjar.

Pada masa transisi pasca banjir ini Sekda Banjar juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan kasus penyakit, seperti diare, penyakit kulit, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Jika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat diminta segera melapor ke puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan terdekat,” imbaunya.

Baca juga: Bupati Banjar Menyusuri Genangan Banjir Martapura, Ribuan Paket Bantuan Diberikan ke Warga

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha menyebutkan, update genangan air di delapan kecamatan dengan kategori sedang hingga tinggi meliputi Kecamatan Martapura, Astambul, Martapura Timur, Martapura Barat, Sungai Tabuk, dan Cintapuri Darussalam.

Adapun wilayah dengan kategori genangan rendah berada di Kecamatan Gambut, yakni Kelurahan Gambut, serta Kecamatan Kertak Hanyar meliputi Desa Simpang Empat, Kelurahan Kertak Hanyar I, dan Kelurahan Kertak Hanyar II. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.