Cerita Saksi Mata Kebakaran di Jalan Pembangunan: Berawal dari Lampu Kelap Kelip di Gudang Kosong
January 18, 2026 04:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI- Kawasan pergudangan hasil bumi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Kendari Barat, Kota Lama Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) luluh lantak diterjang si jago merah pada Sabtu (17/1/2026) malam.

Insiden yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut menghanguskan sedikitnya empat gudang hasil bumi dan sepuluh kios warga, dengan taksiran kerugian mencapai Rp5 miliar.

Kompleks pergudangan milik masyarakat ini diketahui berdiri diatas lahan pemerintah.

Sebelum disulap menjadi penampungan hasil bumi di Sulawesi Tenggara, lokasi ini  berfungsi sebaga terminal Type C. 

Kompleks gudang ini juga diketahui menjadi lokasi dikumpulkannya hasil bumi di Sulawesi Tenggara seperti jambu mente, pala maupun kopra. Sebelum dikirim ke surabaya menggunakan kontener.

Baca juga: Kebakaran di Kota Lama Kendari Hanguskan 4 Gudang dan 10 Kios, Kerugian Capai Rp5 Miliar

Berdasarkan kesaksian warga di lokasi kejadian, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di salah satu gudang yang sedang kosong.

Saksi mata yang berada di lokasi menyebutkan adanya tanda-tanda anomali pada aliran listrik sebelum api muncul.

 "Lampu di gudang itu terlihat mati-nyala berulang kali. Tak lama kemudian terdengar bunyi ledakan. Pas kami cek, api sudah mulai terlihat dari dalam," ujar saksi yang enggan disebutkan namanya, pada TribunnewsSultra.com.

Melihat kobaran api, warga segera melapor ke Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) di Lapangan Benu-Benua. Meski armada pertama tiba dalam waktu lima menit, api merambat sangat cepat lantaran mayoritas bangunan bermaterial kayu dan berisi komoditas kering yang mudah terbakar.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti ledakan di titik awal api (*)

(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.