Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Ditemukan Meninggal, Telepon Ibu saat Tersesat di Gunung Slamet
January 18, 2026 05:43 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Setelah melalui proses pencarian selama 17 hari yang menguras tenaga dan emosi, pendaki Gunung Slamet bernama Syafiq Ali Razan yang dilaporkan hilang sejak akhir Desember akhirnya ditemukan.

Sayangnya, Syafiq ditemukan oleh tim relawan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Lokasi penemuan jenazah berada di kawasan Gunung Slamet, tidak jauh dari titik ditemukannya sejumlah barang pribadi milik korban.

Sebelumnya, relawan sempat menemukan jas hujan dan perlengkapan lain yang diduga milik Syafiq.

Penemuan tersebut menjadi petunjuk penting dalam proses pencarian yang dilakukan selama lebih dari dua pekan.

Kabar duka ini sekaligus mengakhiri harapan besar keluarga yang sejak awal terus menanti kepulangan Syafiq.

Ayah korban menceritakan bahwa sebelum berangkat mendaki, putranya sempat berpamitan seperti hari-hari biasa.

Tidak ada tanda-tanda atau firasat buruk yang dirasakan keluarga saat Syafiq berangkat.

Pendakian itu dilakukan Syafiq bersama rekannya pada 27 Desember 2025 melalui jalur pendakian Dipajaya.

Dalam perjalanan menuju puncak, Syafiq mendaki bersama seorang teman bernama Himawan.

Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di Pos 5 pendakian, Himawan mengalami kram pada kakinya.

Baca juga: Kesaksian Pilu Himawan Tentang Syafiq Ali Sebelum Terpisah, Sempat Saling Menyalahkan di Puncak

HASIL VISUM - Jasad Syafiq Ali pendaki yang hilang di Gunung Slamet sudah meninggal 15 hari sebelum ditemukan. (Dok./Tribun Jogja dan KOMPAS.com/Egadia Birru)

Kondisi tersebut membuat perjalanan mereka terhambat.

Syafiq kemudian meminta Himawan untuk menunggu di pos tersebut.

Ia bermaksud turun atau mencari bantuan agar rekannya bisa dievakuasi.

Sejak saat itu, Syafiq tidak pernah kembali ke tempat Himawan menunggu.

Beberapa waktu setelah berpisah, Syafiq sempat menghubungi ibunya melalui sambungan telepon.

Dalam percakapan tersebut, ia menyampaikan bahwa dirinya tersesat di Gunung Slamet.

Komunikasi itu menjadi kabar terakhir yang diterima keluarga dari Syafiq.

Setelah panggilan tersebut, ponsel korban tidak lagi bisa dihubungi.

Pencarian kemudian dilakukan secara besar-besaran oleh tim SAR gabungan, relawan, dan warga, hingga akhirnya Syafiq ditemukan, sementara Himawan lebih dulu berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup dan diketahui terpisah dari korban saat kejadian.

PENDAKI HILANG - Bak tertutup kekuatan gaib, lokasi Syafiq Ali ditemukan ternyata sudah dilewati berkali-kali oleh relawan.
PENDAKI HILANG - Bak tertutup kekuatan gaib, lokasi Syafiq Ali ditemukan ternyata sudah dilewati berkali-kali oleh relawan. ((Ist)/Dok Basarnas Semarang)

Baca juga: Hasil Forensik Jenazah Syafiq Ali, Alami Patah Tulang Paha Sebelum Meninggal di Gunung Slamet

Jasad Syafiq Ditemukan

Pencarian terhadap Syafiq terus berlanjut hingga akhirnya, setelah lebih dari dua pekan, operasi pencarian resmi dihentikan karena berbagai pertimbangan, termasuk kondisi medan dan cuaca.

Meski demikian, sejumlah relawan memilih untuk tetap melanjutkan pencarian secara mandiri.

Upaya itulah yang akhirnya membuahkan hasil.

Jenazah Syafiq ditemukan di area yang relatif dekat dengan titik awal ditemukannya barang-barang milik korban, menguatkan dugaan bahwa Syafiq sempat berjuang sendirian di tengah kondisi alam yang sulit.

Di tengah kabar duka tersebut, ungkapan pilu sang ayah kembali terngiang.

 “Ali, Ali pulang, Ali,” menjadi kalimat yang terus diucapkannya selama hari-hari pencarian, sebagai bentuk doa dan harapan agar anak kesayangannya bisa kembali ke rumah.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan risiko besar aktivitas pendakian gunung, terutama ketika kondisi fisik menurun dan komunikasi terputus.

Gunung Slamet, dengan karakter jalur yang panjang dan cuaca yang cepat berubah, menuntut kesiapan fisik, mental, serta perencanaan matang dari setiap pendaki.

Jenazah Syafiq Ali Razan selanjutnya dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Duka mendalam menyelimuti keluarga, kerabat, serta rekan-rekan pendaki yang turut mengikuti perkembangan pencarian sejak hari pertama.

Kepergian Syafiq meninggalkan cerita tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta seorang anak yang hingga akhir hayatnya berjuang di alam bebas.

(Tribunnewsmaker.com/ Wartakotalive)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.