Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Aksi balapan liar yang disertai praktik perjudian di jalur Bandung- Garut kian meresahkan masyarakat, terutama pengguna jalan.
Terbaru, gerombolan remaja kembali memblokade ruas jalan Bandung- Garut, tepatnya di depan Gerbang 2 PT Kahatex, Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, untuk menjadi arena balap liar mereka.
Video yang diterima Tribun, mereka memberhentikan kendaraan lain untuk melakukan balap liar, kendaraan yang melaju dari arah Bandung menuju ke arah Garut sempat tersendat dan pengguna jalan terpaksa tertahan cukup lama akibat ulah gerombolan remaja ini.
Dalam tayangan video yang berdurasi 3 menit tersebut, terlihat sekitar belasan sepeda motor tanpa pelat nomor dan knalpot brong diparkirkan di tengah jalan, dan beberapa joki balap liar terlihat tidak mengenakan perlengkapan berkendara yang aman, seperti jaket, helm, dan juga sepatu.
Tindakan tak patut ditiru ini terjadi pada Jumat (16/1/2026) dini hari, sekira pukul 02.45 WIB. Adegan berbahaya gerombolan remaja ini terekam kamera dashcam mobil yang sedang melintas.
Baca juga: Gerombolan Remaja Kembali Taruhan Balap Liar di Depan Kahatex Sumedang, Blokade Jalan Nasional
Kepala Kepolisian Sektor Jatinangor, Kompol Rogers Thomas tak menampik aksi balapan liar yang dilakukan gerombolan remaja masih kerap terjadi di wilayah hukumnya.
Menurut Kapolsek, personelnya kerap kucing-kucingan dengan para pelaku balap liar.
"Mereka kerap hilang ketika polisi berpatroli di lokasi yang dijadikan trek balapan. Patroli setiap malam dilakukan, mulai pukul 24.00 hingga pukul 05.00," kata Rogers Thomas kepada Tribun, Minggu (18/1/2026).
Kapolsek mengatakan, keterbatasan jumlah personel membuat para pelaku balap liar lebih leluasa mengelabui petugas.
"Mereka kerap kucing-kucingan dengan petugas, mereka mememanfaatkan kelengahan petugas. Jumlah petugas terbatas, jadi, saat petugas berpatroli ke wilayah lain, mereka melakukan aksi balap liar," ucapnya.(*)