BERITA POPULER RIAU: Bayi Ditemukan Dalam Kardus, Motif Pengrusakan Mobil yang Viral di Pekanbaru
January 18, 2026 10:29 AM

Penemuan bayi laki-laki yang diduga sengaja ditelantarkan, membuat heboh warga di Jalan Rajawali, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Sabtu (17/1/2026).

Bayi laki-laki malang itu ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB, dalam kondisi terbalut kain.

1. Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus Bersama Popok dan Botol Susu di Pekanbaru

Bayi laki-laki malang itu ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB, dalam kondisi terbalut kain.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga setempat yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. 

Tak berselang lama, petugas Polsek Binawidya langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi bayi tersebut.

Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan melalui Kanit Reskrim Iptu Santo Morlando membenarkan adanya penemuan bayi itu. 

Ia mengatakan, saat ditemukan, kondisi bayi terbilang sehat.

“Saat ditemukan bayi malang itu dalam kondisi sehat. Bersamanya ditinggalkan juga sebuah kardus berisi popok dan susu dalam botol,” kata Iptu Santo.

Usai dievakuasi, bayi tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.

Baca juga: Calon Lawan PSPS Pekanbaru, Adhyaksa Kalahkan Sumsel United, Askar Bertuah Harus Waspada

“Pertama kita selamatkan dulu dan kita observasi dulu dan saat ini sudah di rumah sakit,” ungkapnya.

Menurutnya, selain memastikan kondisi kesehatan bayi, pihak kepolisian juga langsung memulai langkah penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua bayi tersebut dan alasan di balik penelantaran ini.

“Selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa orang tua bayi dan bagaimana bayi ini bisa ditelantarkan,” tegas Iptu Santo.

Penemuan bayi itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Suasana haru bercampur prihatin menyelimuti lokasi, dengan banyak warga mempertanyakan siapa orang tua yang tega meninggalkan darah dagingnya sendiri di tempat umum.

Iptu Santo kembali menegaskan bahwa bayi tersebut ditemukan oleh masyarakat sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihak kepolisian segera turun ke lokasi untuk mengevakuasi bayi dan membawanya ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis awal,” jelasnya.


2. Di Balik Perusakan Mobil Mahasiswi di Pekanbaru yang Viral

Kepolisian mengungkap dugaan motif di balik kasus kekerasan dan pengerusakan mobil yang terjadi di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru. 

Meski dipicu persoalan pribadi yang diduga berkaitan dengan rasa cemburu, polisi menegaskan perkara ini tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Richardo, mengatakan berdasarkan keterangan sementara, terlapor diduga tersulut emosi akibat masalah yang melibatkan pasangan.

“Dugaan sementara karena faktor cemburu terkait pasangan. Namanya juga anak muda, emosi sesaat. Namun demikian, kami pastikan perkara ini tetap diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kompol David, Sabtu (17/1/2026).

Kasus ini bermula dari laporan seorang mahasiswi berinisial ARS (21), yang mengaku menjadi korban pengerusakan mobil oleh sekelompok pengendara sepeda motor. 

Peristiwa itu terjadi di Simpang Rambutan, Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Marpoyan Damai, Minggu (11/1/2026).

Aksi perusakan kendaraan di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru/tangkapan layar video
Aksi perusakan kendaraan di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru/tangkapan layar video (ISTIMEWA)

Akibat kejadian tersebut, mobil korban mengalami kerusakan cukup parah. 

Kaca pintu mobil pecah, sementara bagian bemper depan sebelah kanan serta bodi belakang kendaraan dilaporkan mengalami penyok.

Kompol David menegaskan, pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap para terlapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Untuk terlapor, hari Selasa akan kami panggil. Pemeriksaan akan dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pihak serta memastikan terpenuhinya unsur pidana dalam peristiwa tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Iptu Muhammad Zamhur mengungkapkan, penyidik telah lebih dulu memeriksa sejumlah saksi.

“Sudah tiga saksi yang kami periksa. Selanjutnya kita akan memanggil terduga para pelaku untuk diperiksa juga,” kata Zamhur.

Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan awal, jumlah terduga pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut diperkirakan sebanyak tiga orang.

“Dari hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku ada tiga orang,” ungkapnya.

3. Hasil Akhir PSPS Pekanbaru vs Persekat Menang 2-0

Hasil akhir pertandingan PSPS Pekanbaru vs Persekat Tegal 2-0 untuk keunggulan tuan rumah. Gol PSPS Pekanbaru dicetak M Yasir di menit ke 6 dan Toninho menit ke 89.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai Pekanbaru tersebut berjalan dalam tempo sedang. Kekuatan kedua tim berimbang.

Serangan juga dilakukan oleh kedua tim meski PSPS Pekanbaru kemudian keluar sebagai pemenang. Hasil tersebut menjadikan PSPS Pekanbaru kini sedikit bernafas lega. Karena mereka mengunci posisi aman  dari zona degradasi.

Sedangkan Persekat tertahan di posisi 9 dengan 17 poin dan masuk garis terlempar ke Liga 3.

( Tribunpeanbaru.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.