TRIBUNMATARAMAN.COM - Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena PSIS Semarang dipecundangi Deltras FC 0-3 di kandangnya sendiri, Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (17/1/2026) malam.
Hasil yang semakin membuat tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu sulit, dua laga terakhir secara beruntun menelan kekalahan.
Padahal, PSIS Semarang menatap laga pekan ke-16 Championship 2025/2026 ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah kedatangan sejumlah pemain baru berkualitas.
Alih-alih bangkit di laga ini, PSIS Semarang justru mulai kebobolan sejak menit 10 lewat kaki Neville Tengeg.
Baca juga: Liga 4: Persenga Senang Jadi Tuan Rumah Babak 16 Besar
"Kami kalah bukan hanya dari hasil akhir. Kami bekerja keras, tapi tidak disiplin," kata Jafri Sastra.
Meski kecewa pada performa tim, ia tidak mau menunjuk pemain tertentu menjadi penyebab kekalahan.
"Ini tentu menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih kepala,” tambahnya.
Setelah tertinggal, PSIS Semarang sebenarnya berbalik mendominasi permainan. Salah satu buktinya penguasaan bola mencapai 54 persen.
Rotasi permainan dilakukan Jafri Sastra untuk menambah daya gedor lini depan. Namun justru permainan PSIS Semarang tidak efektif.
Meski unggul penguasaan bola, PSIS Semarang kalah segalanya dari Deltras FC.
Kreasi peluang PSIS Semarang hanya menciptakan 4 kesempatan, berbanding 8 yang diciptakan Deltras FC.
Begitu juga dalam melepaskan tendangan hanya tercipta 7 tendangan, 3 diantaranya mengarah ke gawang Deltras FC.
Berbanding jauh dengan Deltras FC yang berhasil melepaskan 14 tendangan, 7 diantaranya mengarah ke gawang PSIS Semarang.
Tiga tendangan diantaranya berbuah gol yang dicetak oleh Neville Tengeg menit 10, 83, dan gol Kaka Reda menit 90+7.
"Babak kedua kami coba mencari solusi dengan pemain yang lebih segar. Berharap ada pembeda, tapi justru terbalik,” kata Jafri Sastra.
Kekalahan dari Deltras FC membuat PSIS Semarang kembali berpeluang turun ke dasar klasemen Grup B.
PSIS Semarang saat ini ada di urutan kedua dari bawah, peringkat 9 dengan poin 8, disusul Persipal yang ada di dasar klasemen dengan poin 6, tapi Persipal belum menjalani laga pekan ini.
Laga selanjutnya PSIS Semarang akan kembali bermain di kandang, menjamu Persela Lamongan pada 24 Januari 2026 mendatang (amn).
(tribunmataraman.com)