Perdagind Belu Uji Coba Mesin Pabrik Pakan Ternak
January 18, 2026 07:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagind) Kabupaten Belu mulai melakukan uji coba mesin pabrik pakan ternak yang berlokasi di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. 

Uji coba ini telah berlangsung sejak Jumat (16/1/2026) sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan sektor peternakan dan kemandirian pakan di daerah wilayah Perbatasan. 

Kepala Dinas Perdagin Kabupaten Belu, Vincent Laka, mengatakan pada tahap awal uji coba, jumlah pakan yang diproduksi sebanyak 200 kilogram.

“Untuk tahap awal ini, kita masih uji coba produksi pakan ternak sebanyak 200 kilogram,” ujar Vincent, kepada POS-KUPANG.com, Minggu (18/1/2026). 

Baca juga: Serangan Ulat Grayak Dominan, PPOT Belu Lakukan Pemantauan dan Pengendalian

Ia menjelaskan, uji coba mesin dilakukan setelah sebelumnya pakan ternak tersebut melewati uji laboratorium di Kupang dan Bogor. Adapun jenis pakan yang diproduksi dan diuji coba adalah pakan pelet ayam.

“Uji coba ini kami lakukan setelah pakan melalui uji laboratorium di Kupang dan Bogor. Pakan yang diuji adalah pelet ayam,” katanya.

Menurut Vincent, sejauh ini proses uji coba mesin berjalan dengan lancar. Pakan hasil produksi akan langsung digunakan untuk uji coba penggemukan ayam guna melihat kelayakan dan efektivitasnya.

“Kandang ayam sudah kami siapkan. Selanjutnya pakan ini akan diuji coba untuk penggemukan ayam sebagai bagian dari pengujian kelayakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan program ini, Perdagin Kabupaten Belu bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan, khususnya dalam penyediaan bahan baku pakan ternak.

Ke depan, Vincent berharap keberadaan pabrik pakan ternak ini dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat serta mendorong petani lokal untuk menanam jagung sebagai salah satu bahan baku utama.

“Harapan kami, setelah uji coba ini berhasil, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini dan terdorong untuk menanam jagung sebagai bahan baku pakan,” tuturnya.

Ia menegaskan, apabila uji coba berjalan lancar dan memenuhi standar, pabrik pakan ternak tersebut akan dioperasikan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan peternakan dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Belu. (gus) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.