KAGET Jro Mangku Lihat Atap Pelinggih Keluar Asap, Gedong Kawitan Pura Karang Buncing Terbakar !
January 18, 2026 09:38 PM

TRIBUN-BALI.COM - Gedong Kawitan di Pura Karang Buncing, Banjar Sintrig, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung terbakar pada Minggu (18/1) pagi. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung langsung melakukan pemadaman sehingga kebakaran tidak melebar ke pelinggih yang lain.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dari informasi yang didapat kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 250 juta. Kebakaran gedong itu pertama kali diketahui oleh Jero Mangku di pura tersebut.

Pada pagi hari Jro Mangku hendak bersih-beraih, namun dikagetkan dengan kepulan asap yang keluar dari ijuk atap gedong Kawitan Pura Karang Buncing. Melihat kejadian itu, pihaknya pun menghubungi warga hingga dilaporkan ke Diskarmat Badung.

Baca juga: SAKIT Perut-ISPA Jadi Keluhan Warga, Tim Dokkes Periksa Puluhan Orang Terdampak Banjir di Pekutatan!

Baca juga: KABAR DUKA Asistem Pelatih Arema FC Meninggal Dunia, Mendiang Pernah di Perseden Denpasar!

Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. Ia mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WITA.

“Berdasarkan laporan di lapangan, saksi yang merupakan mangku pura melihat asap keluar dari atap ijuk pelinggih Gedong Kawitan saat akan melakukan kegiatan bersih-bersih. Kejadian itu segera dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan menghubungi pemadam kebakaran,” ujarnya.

Dalam memadamkan api, lanjut Mas Arimbawa menjelaskan, Dinas Pemadam Kebakaran menurunkan tiga unit armada dari Pos Abiansemal ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam memgingat api tidak mudah padam. “Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.15 WITA. Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun karena atap ijuk susah apinya dipadamkan,” bebernya.

Pihaknya mengakui dari hasil sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh konsleting arus listrik pada bagian atap pelinggih.

Diakui Polsek Abiansemal saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Namun beruntung yang terbakar hanya atap gedong. Mengingat banyak disebah ada bangunan yang berarapkan ijuk,” jelasnya.

Saat ini pemadaman sudah selesai, namun sejumlah masyarakat dan aparat kepolisian masih di lokasi. Dengan kejadian tersebut, ia mengimbau pengempon pura, agar lebih memperhatikan instalasi listrik di area tempat suci guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kita harus waspada akan bahaya kebakaran. Kebakaran bisa terjadi akibat korseleting listrik. Atau bisa karena membakar sampah sembarang dan yang lainnya,” kata dia. (gus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.