Info Harga Tiket dan Wahana di Tuk Mudal Tegal, Ada Sepeda Air Bebek
khoirul muzaki January 19, 2026 10:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Tidak hanya menyuguhkan aneka jajanan, makanan dan minuman tradisional, ketika berwisata ke Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal pengunjung bisa menikmati bermain air di Tuk Mudal yang airnya cukup jernih. 


Selain bermain air, berenang ataupun sekedar menikmati jernihnya air Tuk Mudal, pengunjung juga bisa bermain sepeda air bebek yang tersedia di lokasi. 


Warna sepeda air bebek yang disewakan pun beragam ada kuning, merah, dan biru menyesuaikan selera masing-masing. 


Ditemui di lokasi pada Minggu (18/1/2026), Pengelola Pasar Slumpring Desa Cempaka, Abdul Khayi menerangkan, Tuk Mudal merupakan mata air alami yang sebelumnya difungsikan warga sekitar untuk tempat pengambilan air (keperluan rumah tangga). 


Namun sekarang ini sudah ada aliran air dari desa yang disalurkan ke rumah warga sehingga Tuk Mudal sekarang ini fungsi utamanya sebagai irigasi persawahan sekitar 200 hektare.  


Selain itu ada sebagian warga yang masih memanfaatkan aliran air Tuk Mudal untuk mencuci pakaian. 


Sementara kolam Tuk Mudal yang ada di kawasan Pasar Slumpring dimanfaatkan untuk berenang, bermain ataupun wahana sepeda air bebek bagi pengunjung. 


"Saat ini sementara untuk kolam Tuk Mudal masih gratis atau tidak dikenai biaya tambahan. Adapun yang dikenai biaya tambahan sewa sepeda air bebek Rp20 ribu per unit. Sedangkan tiket masuk Pasar Slumpring Rp5 ribu per orang," terang Abdul Khayi, pada Tribunjateng.com. 


Abdul Khayi menyebut, belum lama ini pihaknya mendapat CSR dari Bank Indonesia Tegal yang digunakan untuk melebarkan area Tuk Mudal khususnya sebagai tepat mencuci warga. 


Selain itu digunakan untuk pembangunan sarana toilet, panggung pertunjukan, lincak bambu (bangku panjang) dan seragam bagi pengelola Pasar Slumpring. 


Nama Tuk Mudal, dijelaskan Abdul Khayi karena dulu air yang keluar mudal-mudal atau sangat banyak (melimpah) sehingga oleh warga terdahulu diberi nama Tuk Mudal. 

Baca juga: Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru di Salatiga Dihapus, Dinas Minta Maaf


"Sekarang ini di Pasar Slumpring semakin lengkap, ada wahana Tuk Mudal, sepeda air bebek, flying fox dan ke depannya kami berharap di bagian kolam bisa ditambah taman bawah air untuk menambah minat pengunjung," ungkap Abdul Khayi. 


Abdul Khayi menambahkan, dengan tiket masuk Rp5 ribu per orang pengunjung sudah bisa menikmati kawasan Pasar Slumpring termasuk main air di Tuk Mudal. 


Adapun wahana yang berbayar seperti sewa sepeda air bebek Rp20 ribu, flying fox delapan koin bambu atau setara Rp20 ribu per orang, zona permainan tradisional dan studio foto. 


"Kolam Tuk Mudal panjangnya sekitar 50 meter lebih, lebar kolam kurang lebih 40 meter dengan kedalaman ada yang 2 meter dan 1,5 meter," jelas Abdul Khayi. (dta) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.