TRIBUNJAMBI.COM - Bupati Pati, Sudewo, kena OTT KPK, Senin (19/1/2026).
Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sudewo (SDW) menjadi satu pihak yang diamankan tim penyidik KPK
Sosok Sudewo pernah didemo masyarakat Pati beberapa bulan lalu gara-gara menaikkan pajak 250 persen.
Sudewo lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 1968.
Dia dilantik sebagai Bupati Pati 2025-2030 pada 20 Februari 2025, bersama wakilnya Risma Ardhi Chandra dengan perolehan suara mayoritas.
Sudewo menikah dengan Atik Kusdarwati dan dikaruniai empat orang anak.
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 1 Slungkep, Pati, Jawa Tengah
SMP Negeri 1 Kayen, Pati, Jawa Tengah lulus 1985
SMA Negeri 1 Pati, Jawa Tengah lulus 1988
S1 Universitas Sebelas Maret Sarjana (Teknik Sipil) lulus 1993
S2 Universitas Diponegoro (Magister Teknik) bidang Teknik Pembangunan lulus 2001
Karier Profesional
- Dunia konstruksi
- Tenaga honorer
- PNS di berbagai dinas pekerjaan umum
Karier Politik
Anggota DPR RI 2009-2013 dapil Jawa Tengah, Partai Demokrat
Anggota DPR RI 2019-2024 dapil Jawa Tengah, Partai Gerindra
Kebijakan Kontroversial
Sebagai bupati, Sudewo dikenal dengan kebijakan yang tegas namun kontroversial. Salah satu kebijakannya yang paling menyita perhatian publik adalah rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen, yang memicu reaksi keras dan demonstrasi besar dari masyarakat Pati.
Di luar kiprah politiknya, Sudewo juga tercatat memiliki kekayaan cukup signifikan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dengan total aset mencapai puluhan miliar rupiah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Harta Kekayaan Sudewo
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sudewo melaporkan kekayaannya pada 11 April 2025.
Sudewo tercatat memiliki 3 mobil harga miliaran.
Jumlah harta kekayaan Sudewo senilai Rp31.519.711.746 (Rp31,5 miliar).
Harta tersebut terbagi ke dalam sejumlah aset, di antaranya adalah tanah dan bangunan.
Sudewo tercatat memiliki 31 aset dalam kategori tersebut yang tersebar di berbagai wilayah dengan nilai mencapai Rp17.030.885.000.
Aset tersebut terletak seperti di Surakarta, Pati, Yogyakarta, Bogor, hingga Blora.
Kemudian, aset berupa alat transportasi dan mesin yang dimiliki oleh Sudewo ialah 6 mobil dan 2 motor. Berikut rinciannya.
1. MOBIL, TOYOTA INNOVA MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp120.000.000.
2. MOBIL, TOYOTA HARRIER JEEP Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp400.000.000.
3. MOTOR, HONDA BEAT SOLO Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp4.000.000.
4. MOTOR, SUZUKI TS125 Tahun 2004, HASIL SENDIRI Rp25.000.000.
5. MOBIL, MITSUBISHI PAJERO SPORT JEEP Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp287.050.000.
6. MOBIL, BMW X5 Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp1.900.000.000.
7. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp1.700.000.000.
8. MOBIL, TOYOTA LAND CRUISER Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp1.900.000.000.
Lebih lanjut, Sudewa mempunyai aset harta bergerak lainnya Rp795.000.000, surat berharga Rp5.397.500.000, serta kas dan setara kas Rp1.960.276.746.
Lulusan magister di bidang Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu pun tercatat tak memiliki utang. (Tribun Jambi/Asto)
Baca juga: Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK Hari Ini bersama Pengepul Dana
Baca juga: Cuaca Ekstrem 3 Kabupaten di Jambi Malam ini, BMKG Rilis Peringatan Dini