TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Fredy Tuda, bertindak sebagai Pembina Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bulan Januari 2026 yang digelar di Halaman Kantor DPRD Mitra, Senin 19 Desember 2026.
Apel ini diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mitra.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Fredy Tuda menegaskan bahwa apel KORPRI bukan sekadar rutinitas seremonial.
Melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen ASN sebagai garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia juga menyoroti tantangan fiskal daerah yang masih menjadi isu krusial diawal tahun ini.
Penyesuaian anggaran sebagai dampak dari kebijakan nasional yang memprioritaskan program strategis pemerintah pusat dinilai menuntut kecermatan dan inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata dia.
"Justru ditengah keterbatasan inilah profesionalisme, integritas, dan loyalitas ASN benar-benar diuji,” ungkapnya.
Orang nomor dua di Mitra ini mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus menginternalisasi budaya kerja BerAKHLAK.
Yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Nilai-nilai tersebut dipandang sebagai fondasi utama dalam menghadapi dinamika sosial, tuntutan publik, serta perubahan kebijakan di sepanjang tahun 2026.
Selain aspek kinerja dan pelayanan, Fredy Tuda juga menekankan pentingnya soliditas internal dan penguatan semangat kebhinekaan di tubuh KORPRI.
Menurutnya, KORPRI mencerminkan keberagaman Indonesia dalam satu wadah organisasi yang harus dijaga marwah dan persatuannya.
“KORPRI adalah miniatur Indonesia. Semangat keberagaman dan persatuan harus tercermin dalam sikap dan perilaku kita sehari-hari," tuturnya.
"Jika soliditas ini terjaga, maka pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat Mitra akan semakin harmonis,” tegasnya.
Apel KORPRI Januari 2026 ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga etika birokrasi, serta memperkuat dedikasi dalam melayani masyarakat Minahasa Tenggara secara profesional dan berkelanjutan.
Kabupaten Mitra adalah satu dari 15 daerah di Provinsi Sulut. Mitra terkenal dengan potensi emas dan pertambangan.
Kabupaten ini berbatasan dengan Minahasa, Boltim, dan Minahasa Selatan (Minsel).
Jumlah penduduk di Kabupaten Mitra adalah sekitar 120.000 jiwa.
Jarak kabupaten Mitra dengan kota Manado adalah sekitar 67 kilometer atau bisa ditempuh dengan waktu 1 jam 57 menit.
Potensi Kabupaten Mitra tak hanya pertambangan, namun banyak Pantai cantik yang bisa diekspor saat ke Mitra. (Nie)