TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Niat sekelompok remaja untuk membuka lapangan sepak bola berujung pada kepanikan warga di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepanikan ini terjadi lantaran lahan yang akan digunakan terbakar akibat aktivitas pembersihan yang mereka lakukan.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Martoyo Awaluddin, dihubungi mengatakan peristiwa tersebut terjadi, Minggu (18/1/2025) sekitar pukul 17.35 Wita.
Kata Martoyo, berdasarkan laporan yang diperoleh dari Ketua RT, kebakaran dipicu oleh aktivitas sekelompok remaja yang tengah mencoba membersihkan lahan.
Mereka berencana menyulap area penuh alang-alang tersebut menjadi lapangan sepak bola.
Baca juga: Cerita Saksi Mata Kebakaran di Jalan Pembangunan: Berawal dari Lampu Kelap Kelip di Gudang Kosong
"Tapi pada saat melakukan pembersihan dan membakar rumput, tiba-tiba api terus menjalar dan membesar," katanya, Senin (19/1/2026).
Api yang semula kecil dalam sekejap meluas dan mengancam area perumahan warga.
Situasi darurat ini segera dilaporkan oleh seorang saksi mata, Yusri Adinata, kepada pihak pemadam kebakaran.
Merespons laporan tersebut, timnya langsung bergerak cepat menuju titik lokasi untuk melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan permanen di sekitarnya.
Operasi pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih 16 menit, terhitung sejak pukul 17.56 Wita hingga api berhasil dijinakkan sepenuhnya pukul 18.12 Wita.
Baca juga: Kebakaran di Kota Lama Kendari Hanguskan 4 Gudang dan 10 Kios, Kerugian Capai Rp5 Miliar
Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kendari berada di Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)