Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengungkapkan bahwa kebakaran tujuh lapak pengepul barang bekas di Pademangan diduga akibat arus pendek listrik (korsleting).
“Berdasarkan keterangan saksi kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiop) Suku Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan saksi yang merupakan tetangga melihat ada percikan api dari tumpukan rongsokan, lalu api sangat cepat merambat ke lapak yang lain.
“Karena angin sangat kencang sehingga api tidak bisa di kendalikan dan warga menelpon damkar untuk meminta bantuan,” kata dia.
Ia mencatat objek yang terbakar tujuh unit lapak dengan luas 120 meter persegi dan kerugian ditaksir mencapai Rp168 juta.
Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 85 personel damkar untuk memadamkan api yang membakar rumah di Jalan Pademangan 4 Gang 8 Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Selasa.
“Kami mengerahkan 16 unit mobil damkar dan 80 personel untuk memadamkan api di pemukiman padat penduduk tersebut,” kata Gatot.
Ia mengatakan, petugas mendapatkan informasi kebakaran sekitar pukul 10.40 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian.
Tim sampai di lokasi pukul 10.47 WIB dan langsung melakukan aksi pemadaman dan api berhasil di lokalisir pukul 11.00 WIB dan pemadaman berakhir pukul 12.00 WIB.
“Alhamdulillah pemadaman berhasil dilakukan dengan aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” kata dia.







