Sudewo Ditangkap KPK, Wakil Gubernur Jateng Tak Yasin : Kami Dukung Penegakan Hukum 
January 20, 2026 03:11 PM

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendukung penegakan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jawa Tengah termasuk dalam pengungkapan dugaan kasus korupsi yang menjerat Bupati Pati, Sudewo. 

Sudewo sebelumnya diringkus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Senin (19/1/2026) dini hari.

"Kami mendengar lewat media bahwa memang ada OTT terkait Bupati Pati kita sama-sama menunggu bagaimana nanti dari KPK memberikan penjelasan lalu Kami dari pemerintah Jawa Tengah tentu yang mendukung KPK untuk penegakan hukum," ujarnya saat ditemui Tribun di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Selasa (20/1/2026). 

Baca juga: Foto-foto OTT Bupati Pati Sudewo: H-1 Penangkapan hingga saat Digelandang ke Gedung KPK

Baca juga: Kepala Dispermades Pati Ikut Diperiksa KPK Terkait Pengisian Perangkat Desa, Dibuat Terheran-heran

Yasin memastikan, selepas adanya kejadian tersebut tidak akan mengganggu proses pelayanan kepada masyarakat. Terlebih lagi dalam pelayanan kepada para korban banjir di Kabupaten Pati.

Sebab, selama ini penanggulangan banjir di daerah tersebut juga telah berkolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Jawa Tengah.

Penanganan banjir di Pati juga dilakukan secara berbarengan dengan daerah Kudus dan Demak. 

"Kamis pastikan berjalan normal. Terutama korban di pengungsian, mereka mendapatkan pasokan makanan, obat-obatan dan kami juga mengumumkan bahwa jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak tertangani terkait banjir," ujarnya. 

Terkait pengganti Bupati Sudewo, Yasin enggan menanggapinya secara rinci.

Ia menilai, kasus ini juga masih berjalan dan belum ada keterangan secara menyeluruh dari KPK. Untuk itu, pihaknya masih menunggu proses hukum berjalan.

"Kami masih nunggu semua ya, kita hormati proses-proses itu. Kita enggak bisa ngapa-ngapain selama masih belum ada pengumuman resmi dari KPK," terangnya. 

Meskipun demikian, ia menghimbau kepada seluruh kepala daerah di Jawa Tengah untuk tidak melakukan tindakan korupsi. 

"Mari kita hindari kita berintegritas kita jaga bersama-sama untuk tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi," tandasnya. (Iwn) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.