TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - SMKN 3 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, memulangkan para siswa karena mayoritas mengalami gejala keracunan, Selasa (20/1/2026) pagi
Diduga gejala keracunan ini berasal dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (19/1/2026).
Waka Kesiswaan SMKN 3 Boyolangu, Yuga Hermawan, mengatakan sekitar 80 persen guru dan siswa mengalami gejala sakit perut dan diare.
"Banyak siswa yang hari ini tidak masuk karena mengalami gejala keracunan sejak kemarin," ungkapnya.
Yuga menggambarkan, hari ini terjadi antrean di toilet karena banyak siswa yang akan buang air besar.
Sementara di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), banyak siswa yang minta obat diare.
Ada pula yang minta perawatan di UKS dengan gejala yang sama, sakit perut dan diare.
"Yang di UKS saja ada 123 siswa yang dirawat. Kami dibantu Puskesmas untuk mendapatkan obat diare," sambung Yuga.
Sejumlah guru juga merasakan gejala yang sama.
Jumlah guru dan siswa di SMKN 3 Boyolangu sebanyak 2.005 orang.
Yuga memperkirakan, 80 persen mengalami gejala keracunan.
"Setelah kami laporkan, hari ini seluruh menu MBG ditarik," ucap Yuga.
Menu MBG pada hari Senin terdiri dari ayam bakar, tahu kuning, sambal kecap, buah semangka, dan nasi putih.
Para siswa mulai merasakan gejala saat Senin malam.
Baca juga: Video Viral Pembongkaran Patok Pembangunan Gerai KDMP di Tempurejo Kediri
Sementara siswa yang masuk sekolah, merasakan gejala saat jam pelajaran.
"Para siswa kami pulangkan supaya bisa dirawat di fasilitas kesehatan. Yang belum bergejala biar bisa mengantisipasi," tegas Yuga.
Polisi dari Polsek Boyolangu dan Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung melakukan penyelidikan di SMKN 3 Boyolangu.
Polisi meminta keterangan para siswa dan guru, serta mencari sisa makanan yang mungkin masih tersisa.
MBG di SMKN 3 Boyolangu dipasok dari SPPG Moyoketen 2 di bawah Yayasan Mutiara Rawa Selatan.
Dari SMKN Boyolangu, polisi ke SPPG ini untuk melanjutkan penyelidikan.
Belum ada penjelasan dari kepolisian maupun Korwil Badan Gizi Nasional Tulungagung.
(David Yohanes/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik