Ini Alasan Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur Mengundurkan Diri dari Jabatan Uskup
January 20, 2026 04:47 PM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Gereja Katolik Indonesia dikejutkan oleh keputusan Mgr Paskalis Bruno Syukur yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Uskup Keuskupan Bogor. 

Pengunduran diri tersebut telah diterima oleh Takhta Suci Vatikan dan diumumkan secara resmi pada Senin, 19 Januari 2026.

Dalam pengumuman yang dirilis Kantor Pers Vatikan, Paus Paus Leo XIV menunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor.

Beliau akan memimpin keuskupan tersebut selama masa transisi hingga ditetapkannya uskup definitif.

 

Baca juga: Profil Gereja Katolik Santa Theresia Kefamenanu TTU, Saksi Sejarah Iman di Jantung Kota

 

 

Alasan Pengunduran Diri

Mgr Paskalis menegaskan bahwa keputusannya diambil dalam ketaatan penuh kepada Takhta Suci serta sebagai bagian dari penyerahan diri pada rencana Tuhan. 

Ia menyampaikan bahwa keputusan itu diterimanya dengan kedamaian batin.

“Saya menerima ini dengan sukacita batin,” ujar Mgr Paskalis, dikutip dari laman resmi Keuskupan Bogor.

Dalam pesan perpisahan yang menyentuh umat, ia mengutip 2 Timotius 4:7: “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan dilandasi konflik atau persoalan internal, melainkan sebagai langkah rohani dalam ketaatan iman.

Masa Transisi Keuskupan Bogor

Sebagai Administrator Apostolik, Mgr Christophorus Tri Harsono akan mengemban tanggung jawab pastoral dan administratif agar pelayanan Gereja di wilayah Bogor tetap berjalan normal, mulai dari pelayanan sakramen hingga pendampingan umat.

Keuskupan Bogor menegaskan bahwa pengunduran diri Mgr Paskalis bukanlah akhir melainkan transisi rohani yang membuka babak baru dalam perjalanan Gereja lokal.

Dikenal Taat dan Rendah Hati

Keputusan ini mempertegas sosok Mgr Paskalis yang dikenal taat dan rendah hati. Sebelumnya, ia juga pernah mengejutkan umat Katolik dunia ketika menolak diangkat sebagai kardinal.

Namanya sempat diumumkan oleh Paus Fransiskus sebagai salah satu dari 21 calon kardinal pada 6 Oktober 2024. Namun dua pekan kemudian, Mgr Paskalis meminta agar namanya tidak dimasukkan dalam Konsistori. Permohonan tersebut diterima Paus Fransiskus.

Direktur Kantor Pers Vatikan, Matteo Bruni menjelaskan bahwa penolakan itu dilandasi keinginan Mgr Paskalis untuk terus bertumbuh dalam kehidupan imamat dan pelayanan pastoral.

Keuskupan Bogor mengajak seluruh umat untuk bersatu dalam doa, bersyukur atas pengabdian Mgr Paskalis selama menggembalakan umat, sekaligus memohon tuntunan Roh Kudus bagi perjalanan Gereja Bogor ke depan.

Pengunduran diri Mgr Paskalis Bruno Syukur menjadi kesaksian iman seorang gembala yang menempatkan ketaatan, kerendahan hati dan penyerahan diri kepada Tuhan sebagai fondasi utama pelayanannya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.