TRIBUNNEWS.COM - Rasa sakit hati tidak bisa ditutupi dari diri Vinicius Junior menyusul teriakan ejekan dari suporter Real Madrid beberapa waktu lalu.
Kini, Vinicius Jr. buka suara menyoal bagaimana kesal dan kecewanya karena mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dia terima.
Hal itu disampaikan Vinicius setelah membantu Real Madrid menggasak AS Monaco 6-1 pada pertandingan pekan 7 league phase Liga Champions 2025/2026, Rabu (21/1) dini hari WIB di Santiago Bernabeu, Spanyol.
“Kritik? Saya tahu potensi saya, saya tahu apa yang bisa saya capai. Saya tidak ingin dicemooh di rumah saya sendiri, tempat saya merasa nyaman. Mereka punya hak mereka, saya tidak mengerti, tetapi saya di sini untuk terus berkembang," keluh Vinicius Jr. kepada TNTSports.
"Saya juga manusia. Saya merasa kesal dengan apa yang orang katakan, tetapi setiap dua atau tiga hari, kita memiliki kesempatan untuk membuktikan diri," ucap penggawa timnas Brasil.
Pesta gol kemenangan Real Madrid dibuka melalui brace Kylian Mbappe pada menit 5' dan 26'. Keunggulan dua gol terjaga hingga turun minum.
Los Blancos, julukan Madrid, menambah empat gol di babak kedua, masing-masing lewat Franco Mastantuono (51'), own goal Thilo Kehrer (65'), Vinicius Junior (63') dan Jude Bellingham (80') sebagai penutup.
Kylian Mbappe tampil sebagai aktor utama lewat dua gol cepat, sementara Vinicius Junior bersinar dengan kontribusi satu gol dan tiga assist yang mematikan.
Hasil ini menegaskan dominasi Real Madrid di kandang sendiri sekaligus menjadi malam spesial bagi Mbappe yang kembali menaklukkan mantan klubnya.
Berkat hasil ini, Real Madrid kini berhak naik ke peringkat dua klasemen sementara fase liga dengan poin 15 dari tujuh laga. Sementara itu, Monaco tercecer di peringkat ke-20 dengan poin 9.
Jude Bellingham juga memiliki pengalaman serupa dengan Vinicius. Ejekan suporter Madrid diterimanya saat laga menghadapi Levante akhir pekan lalu di Bernabeu.
Insiden ini muncul sebagai imbas dari pemecatan Xabi Alonso.
Setelah laga kontra AS Monaco, Bellingham menyayangkan perlakuan tak pantas yang diterima pemain Real Madrid, yang mirisnya berasal dari suporter tim sendiri.
Baca juga: Komentar Arbeloa setelah Real Madrid Gulung AS Monaco: Arti Pelukan Hangat Vinicius
"Saya tahu, mereka menabung untuk mendukung kami, dan itu hak (melontarkan ejekan-red) mereka," buka pemain berusia 22 tahun.
"Tetapi yang saya tekankan di sini, itu (ejekan-red) tidak membantu kami sebagai pemain. Ini menyedihkan, tetapi itu hak suporter," keluh Jude Bellingham geram.
Sedangkan penilaian terhadap Vinicius, Bellingham merasa sang rekan sudah menemukan keseimbangan emosionalnya setelah mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari suporter Madrid.
"Saya pikir dia adalah pemain yang berkembang ketika mendapatkan apresiasi. Anda bisa melihat hari ini ketika suasana berubah terhadapnya. Dia menjadi jauh lebih menyenangkan untuk ditonton dan diajak bermain," lanjut kakak Jobe Bellingham.
Realitanya, para pemain Real Madrid yang tak mendapatkan ejekan seperti Kylian Mbappe dan Franco Mastantuono pun bereaksi.
Menurut keduanya, tidak adil jika hanya segelintir pemain Los Blancos yang mendapatkan ejekan. Sebab, secara permainan, mereka adalah tim.
"Seperti yang sudah dikatakan oleh Kylian (Mbappe-red), tidak adil jika hanya Vini yang dicemooh, atau bahkan cemoohan ini bukan sesuatu yang pantas," tegas Mastantuono.
"Kita semua adalah pemain Madrid, dan kami bertanggung jawab atas momen-momen buruk yang terjadi," tegasnya mengakhiri.
(Tribunnews.com/Giri)