Fateta Unipa Rencana Bangun Rumah Produksi Bagi Alumni yang Belum Bekerja
January 21, 2026 08:44 AM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Universitas Papua (Unipa) berkomitmen mewujudkan Indikator Kinerja Utama (IKU) satu melalui pengadaan unit rumah produksi pada Tahun Anggaran 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Dekan Fateta Unipa, Budi Santoso, saat diwawancarai usai Rapat Kerja Penyusunan Anggaran dan Program Kerja Fateta di Ruang Rapat Fateta Unipa, Manokwari, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, rumah produksi tersebut dirancang sebagai wadah bagi para alumni Fateta Unipa yang masih memiliki masa tunggu kerja cukup panjang.

“Unit rumah produksi ini kami rancang untuk mengakomodasi para alumni yang belum bekerja, tetapi berminat terlibat dalam kegiatan produksi,” ujar Budi Santoso.

Ia menjelaskan, melalui unit tersebut, produk-produk hasil kegiatan akan dikelola secara komersial sehingga dapat memberikan penghasilan bagi alumni yang terlibat secara langsung.

“Dari situ mereka bisa mendapatkan pendapatan. Ini juga menjadi salah satu upaya kami untuk menjawab IKU, yakni memperpendek masa tunggu lulusan,” katanya.

Baca juga: Fateta Unipa Gelar Raker Penyusunan Anggaran dan Program Kerja 2026

 

Budi mengakui ketatnya persaingan di dunia kerja serta keterbatasan lapangan pekerjaan menjadi tantangan serius bagi lulusan perguruan tinggi, termasuk lulusan Fateta Unipa. 

Karena itu, fakultas berupaya menghadirkan program inovatif yang mampu menjadi solusi alternatif bagi alumni.

Budi mengakui peralatan yang dipesan tidak berkapasitas besar, tapi fakultas tetap berkomitmen untuk mengakomodir seluruh lulusan Fateta yang berminat terlibat.

“Kalau peminatnya banyak, pasti akan kami akomodir. Itu kan lulusan Fateta,” kata Budi Santoso.

Untuk mengoptimalkan keterlibatan alumni, Fateta Unipa akan mengatur sistem kerja.

“Kami akan atur mulai dari sistem shift atau pembagian jenis produk yang ditangani. Intinya, kami wajib mengakomodasi lulusan Fateta,” katanya.

Baca juga: Jurusan Manajemen FEB Unipa Dampingi Mama-mama Penjual Noken Kuasai Pemasaran Digital

Selain itu, Budi Santoso juga berkomitmen untuk mengurus perizinan komersial, termasuk dari Dinas Kesehatan, agar produk-produk yang dihasilkan dari unit rumah produksi dapat dipasarkan secara luas.

“Kami akan mengurus izin komersial dari Dinas Kesehatan supaya produk-produk ini bisa masuk ke minimarket dan pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Peralatan yang akan disediakan dalam unit rumah produksi tersebut meliputi peralatan bakery untuk pembuatan roti, mesin vacuum frying untuk produksi keripik buah, serta peralatan pengolahan bakso dan beberapa produk olahan pangan lainnya.

Meskipun peralatan yang dihadirkan masih berskala kecil, ucapnya, unit rumah produksi tersebut mampu menghasilkan produk-produk berkualitas yang memiliki nilai jual dan dapat dikomersialkan.

“Kami berharap meskipun skalanya masih kecil, produk yang dihasilkan bisa bernilai komersial dan memberikan manfaat ekonomi bagi alumni,” katanya.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.