TRIBUNNEWS.COM – Keberhasilan Timnas Senegal menjuarai Piala Afrika 2025 langsung disambut hadiah istimewa dari Presiden Senegal, Bassirou Diomaye Faye. Para pemain dan staf pelatih mendapat bonus fantastis berupa uang miliaran rupiah serta sebidang tanah, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi bersejarah tersebut.
Senegal memastikan gelar juara setelah tampil impresif sepanjang turnamen dan menutup kompetisi dengan kemenangan di partai final atas tim tuan rumah, Maroko dengan skor 1-0 lewat babak extra time.
Satu-satunya gol tersebut lahir melalui tendangan pemain Villarreal, Pape Gueye pada menit ke-94.
Maroko sebenarnya tampil cukup mengesankan. Mereka bahkan berpeluang juara jika penalti Brahim Diaz di masa injury time berhasil di eksekusi.
Nahas, Diaz justru melakukan panenka di depan mantan kiper Chelsea, Edouard Mendy.
Memasuki babak extra time, Pape Gueye keluar sebagai pahlawan timnas Maroko untuk meraih gelar Piala Afrika kedua kalinya setelah edisi 2021.
Kesuksesan ini mempertegas status Senegal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika.
Sementara Maroko gagal mengulang kejayaan mereka setelah terakhir kali juara pada edisi 1976.
Dalam seremoni penyambutan resmi di ibu kota Dakar, Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye memberikan apresiasi langsung kepada seluruh skuad.
"Mereka melakukannya dengan heroik, mereka memainkan sepak bola yang indah, mereka sangat bersih dalam permainan mereka, dan menjadi teladan baik di dalam maupun di luar lapangan. Kita hanya bisa merasa bangga pada mereka ," kata presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye, dikutip dari beinsports.
Baca juga: Dilarang Pensiun setelah Juara Piala Afrika 2025, Pelatih Senegal Tolak Pengunduran Sadio Mane
Selain mengucapkan pujian, Presiden Senegal tersebut juga berjanji memberikan bonus kepada para pemain hingga staf kepelatihan.
Dikutip dari African Report File, setiap pemain dilaporkan menerima:
Selain bonus dari pemerintah, timnas Senegal juga mengantongi hadiah uang sebesar 11,6 juta dolar AS (sekitar Rp196,7 miliar) dari penyelenggara turnamen, dikutip dari Mundo Deportivo.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari kemenangan mereka di fase grup hingga babak gugur, sekaligus menjadi total hadiah tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Afrika (AFCON).
Sepanjang sejarah turnamen, belum pernah AFCON membagikan hadiah uang sebesar ini kepada para pesertanya.
Berikut rincian hadiahnya:
(Tribunnews.com/Ali)