Angin Kencang Robohkan Rumah Nenek 80 Tahun di Situbondo 
January 21, 2026 12:54 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo – Angin kencang yang disertai hujan lebat merobohkan sebuah rumah milik nenek berusia 80 tahun di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Selasa (20/1/2026) malam.

Rumah semi permanen milik Sahrani tersebut ambruk diduga akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak layak huni, sehingga tidak mampu menahan beban saat diterjang hujan deras dan angin kencang.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Situbondo, 36 Rumah dan Puluhan Kios Rusak di Besuki

Tidak Layak Huni

Kepala Desa Kayuputih, Suriji, membenarkan kejadian rumah roboh milik warganya tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa terjadi ketika hujan lebat turun disertai angin kencang.

“Kondisi rumah itu sebenarnya sudah miring. Ditambah diguyur hujan, bangunan yang sudah rapuh tidak kuat menahan beban hingga akhirnya ambruk,” ujar Suriji.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Hujan Lebat Picu Longsor di Sumbermalang Situbondo, Dua Rumah Warga Rusak

Suriji mengatakan pemerintah desa akan berupaya membantu perbaikan rumah warga dengan berkoordinasi bersama BPBD Situbondo dan Dinas Sosial Pemkab Situbondo.

“Kami akan berupaya memperbaiki rumah warga dan berkoordinasi dengan BPBD serta Dinas Sosial,” katanya.

Ia menyebut, petugas dari Dinas Sosial telah melakukan peninjauan ke lokasi rumah roboh pada pagi hari setelah kejadian.

“Tadi pagi sudah didatangi petugas dari Dinas Sosial,” tambahnya.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Mlandingan Situbondo, 16 Rumah Warga Rusak

Harapkan Bantuan

Suriji mengakui keterbatasan anggaran desa menjadi kendala dalam penanganan rumah roboh tersebut. Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah.

“Sekarang anggaran desa dikurangi. Makanya kami akan segera koordinasikan dengan pihak Pemkab agar rumah warga bisa diperbaiki,” pungkasnya.

(TribunJatimTimur.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.