TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Longsor kembali terjadi di Desa Olele, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Kejadian ini menutup sebagian badan Jalan Trans Sulawesi, jalur utama penghubung Kota Gorontalo dengan wilayah pesisir Bone Bolango.
Kepala BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan perbukitan Olele beberapa hari terakhir.
“Material tanah dan batu turun dari lereng dan menutup sebagian badan jalan. Jalan masih bisa dilalui, tetapi kendaraan harus ekstra hati-hati,” ujarnya.
Baca juga: Siswa SMP Tilongkabila Gorontalo Tak Sabar Masuk SMA Baru Mereka,
Menurut Achril, Olele memang termasuk daerah rawan longsor.
Dalam beberapa hari terakhir, lokasi ini sudah beberapa kali mengalami longsor skala kecil.
Struktur tanah di perbukitan setempat mudah labil jika diguyur hujan dalam waktu lama, terutama di lereng tanpa penahan permanen.
BPBD bersama aparat terkait terus memantau kondisi jalan dan keselamatan pengguna jalan.
Meski cuaca saat ini sudah membaik, potensi longsor susulan tetap ada jika hujan kembali turun.
“Kami mengimbau pengendara untuk berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan tidak berhenti di bawah lereng,” kata Achril.
Jalur Trans Sulawesi di Olele merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik.
Baca juga: Horoskop Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok Kamis 22 Januari 2026: Cinta, Karier, Kesehatan
BPBD menegaskan kesiapsiagaan penanganan lanjutan, termasuk pembersihan material dengan alat berat, jika cuaca memungkinkan.
Warga sekitar lereng juga diminta segera melapor jika ada tanda-tanda pergerakan tanah.
“Kami tetap siaga dan berharap cuaca stabil agar penanganan bisa dilakukan maksimal,” pungkas Achril. (*)