Beijing (ANTARA) - Pengembang roket komersial yang berbasis di Beijing, Galactic Energy, baru-baru ini menyelesaikan uji sistem komprehensif mesin untuk roket besar yang dapat digunakan kembali, PALLAS-2.

Menurut Galactic Energy, seperti yang dilaporkan Science and Technology Daily, Selasa, uji tersebut dilakukan untuk memverifikasi desain, manufaktur, dan integrasi sistem mesin roket CQ-90.

Selama pengujian, mesin berhasil menyala dengan mulus, beroperasi secara stabil dengan visibilitas nyala api yang jelas, dan berhenti secara normal.

Data hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh parameter kinerja mesin telah memenuhi spesifikasi desain, dengan efisiensi pembakaran melebihi 96 persen.

Mesin CQ-90 berbahan bakar oksigen cair-kerosin ini dikembangkan oleh Galactic Energy untuk PALLAS-2 sebagai peningkatan dari mesin CQ-50. Mesin tersebut mempunyai kemampuan ayun dua arah hingga 6 derajat, dapat dinyalakan berulang kali, serta memiliki daya dorong variabel dalam rentang yang luas.

Dengan diameter 4,5 meter, roket PALLAS-2 memiliki dua konfigurasi. Konfigurasi dasar mempunyai massa lepas landas sekitar 757 ton, daya dorong lepas landas sekitar 910 ton, dan kapasitas muatan ke orbit rendah Bumi (low-Earth orbit/LEO) sebesar 20 ton.

Sementara itu, konfigurasi strap-on booster roket ini memiliki massa lepas landas sekitar 1.950 ton, daya dorong lepas landas sekitar 2.730 ton, dan kapasitas muatan ke LEO sebesar 58 ton.