Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Wali Kota Depok, Supian Suri memastikan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) akan diteruskan pada tahun ajaran 2026-2027 ini.
Kata Supian, tiap siswa mendapatkan bantuan iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Rp3 juta per tahun atau Rp 250 ribu per bulan.
Program RSSG ini hanya diperuntukan untuk jenjang pendidikan SMP/MTs swasta. Saat ini, ada 49 sekolah swasta yang sudah bekerja sama.
Baca juga: Gedung MTs Negeri 03 Pancoran Mas Depok Diresmikan, Begini Penampakannya
“Tahun kemarin sudah membuat kebijakan intinya bekerja sama dengan sekolah swasta gratis, baik SMP swasta maupun Tsanawiyah swasta,” kata Supian saat peresmian gedung MTs Negeri 03 Pancoran Mas Depok, Rabu (21/1/2026).
Dari 49 sekolah yang sudah bekerja sama, 14 sekolah diantaranya merupakan MTs swasta di bawah Kemenag.
Pendaftaran RSSG
Saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Depok tengah mematangkan mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Kepala Bidang SMP Disdik Kota Depok, Muhammad Yusuf menjelaskan, pendaftaran RSSG Tahun Ajaran 2026/2027 direncanakan buka pada Juni 2026 nenti.
Tak banyak perubahan sistem pelaksanaan RSSG tahun ini dengan tahun lalu, diperuntukan untuk kelas VII dengan jumlah peserta RSSG sebanyak 49 sekolah.
"Sejauh ini masih ada 49 sekolah yang tergabung dalam RSSG. SPMB InsyaAllah dimulai Juni 2026,” kata Yusuf.
Pendaftaran RSSG kali ini menggunakan sistem online, berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih offline.
Yusuf menambahkan, untuk teknis, syarat dan ketentuan pelaksanaan RSSG akan menyusul kemudian.
"Masih kami rapatkan terkait teknisnya. Yang jelas, orang tua siswa kami minta bersiap. Karena kuota terbatas,” ujarnya.
Pada RSSG Tahun Ajaran 2025/2026, sebanyak 2.470 siswa mendapatkan hak pendidikan tanpa biaya sepeserpun.
"Dari 49 sekolah yang tergabung, peminat tertinggi ada di SMP Gelora Depok, SMP Tunas Bangsa dan SMP Bina Adzkia,” ungkapnya.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan siswa bisa mengikuti metode pembelajaran di masing-masing sekolah,” pungkasnya. (m38)