Setelah Lebih Dari Sepekan Hilang, Mbah Kardan Akhirnya Ditemukan, 2 KM Dari Rumah di Banyumas
January 21, 2026 06:12 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Mbah Kardan (78) lansia warga Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jateng akhirnya ditemukan.

Setelah hilang hampir satu minggu, Mbah Kardan ditemukan meninggal dunia pada Rabu (21/1/2026) pagi. 

Jasad Kardan ditemukan di bawah rumpun bambu, tepatnya di aliran sungai bagian hulu Sungai Kedondong, pada pucuk mata air.

• Pencarian Mbah Kardan Lansia Hilang di Lereng Karangkemiri Banyumas Terkendala Medan Berat

• Misteri Hilangnya Kardan di Perbukitan Pekuncen Banyumas, Kawasan Lereng Dianggap Mistis

Jarak antara penemuan jasad Kardan dan rumahnya sekitar 2 kilometer.

Kepala Desa Karangkemiri, Subur Topo, menjelaskan, jasad pertama kali ditemukan oleh seorang tukang kebun yang sejak sehari sebelumnya mencium bau menyengat dari area kebun.

"Sejak kemarin sudah tercium bau tidak sedap. 

Karena merasa curiga, tadi dicoba ditengok ke kebun, padahal lokasi itu sebenarnya tidak lazim untuk aktivitas kebun," ujar Subur Topo kepada Tribunbanyumas.com. 

Ia mengatakan, posisi jasad saat ditemukan sudah berada di genangan air pada bagian pucuk mata air. 

"Posisinya sudah di genangan air, di bagian pucuk mata air," jelasnya.

Penemuan jasad terjadi sekitar pukul 09.40 WIB. 

Proses evakuasi kemudian berlangsung hingga sekitar pukul 12.30 WIB. 

Setelah dievakuasi, jasad langsung dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut Subur Topo, kondisi jasad saat ditemukan sudah rusak parah. 

Ia memperkirakan jasad tersebut telah berada di lokasi selama kurang lebih 11 hari.

Penemuan ini berkaitan dengan laporan hilangnya Kardan yang sejak Sabtu (10/1/2026) yang tidak diketahui keberadaannya. 

Sejak laporan diterima, Tim SAR gabungan bersama warga setempat melakukan pencarian intensif dengan menyisir kawasan perbukitan dan lereng panjang Karangkemiri.

Area pencarian membentang dari selatan ke utara hingga wilayah Patuguran, melintasi tiga desa, yakni Karangkemiri, Kranggan, dan Patuguran. 

Medan pencarian dikenal berat dengan vegetasi rapat, tebing curam, curug, mata air, jalur-jalur alam yang kering, serta cuaca yang kerap diguyur hujan pada sore hari. (jti) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.