Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Gelombang tinggi menerjang Kompleks Muara, Kelurahan Bunta 1, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mendapat respons.
Terpantau, Selasa (20/1/2026), ombak menerjang sampai permukiman.
Warga setempat mengusulkan agar terdapat penangkal atau pemecah ombak sebelum menghantam tanggul.
Baca juga: Harga Terbaru HP Oppo 2026: Oppo A6 Pro, Oppo Reno 15, Oppo A5i, Oppo A3x, Oppo A77s, Oppo Find X9
"Kalau bisa dipasang tahu-tahu," kata seorang warga setempat.
Dimaksud adalah blok beton berbentuk kubus.
Cara kerjanya mengandalkan berat massanya sendiri untuk menahan gempuran ombak.
Merespons usulan ini, Anggota DPRD Banggai Oktavianus Habi sepakat dengan pemasangan kubus beton.
"Benar usulan ini karena butuh itu," ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Ia memaparkan, Kompleks Muara dihuni sekitar 900 jiwa.
"Sehingga memang perlu untuk dipikirkan agar ada penangkal ombak," tuturnya.
Politikus PKB ini telah beberapa kali mendengar keluhan warga saat air pasang melanda dan gelombang tinggi yang menyebabkan halaman rumah warga ikut terendam air laut.
Baca juga: Resmi Pimpin Lanal Palu, Letkol Marinir M Ali Wardhana Siap Tingkatkan Prestasi
Oktavianaus habi berkomitmen untuk memperjuangkan keluhan masyarakat Kompleks Muara.
Ia mendorong agar eksekutif mengalokasikan anggaran sebagai bentuk perlindungan masyarakat di Kompleks Muara ketika gelombang pasang.
Baca juga: Prediksi Skor Marseille vs Liverpool Kamis Dini Hari: Tuan Rumah Bisa Putus Rekor Minor di Kandang?
Oktavianus merupakan Anggota Komisi II DPRD Banggai dari Dapil II meliputi Pagimana, Lobu, Bunta, Simpang Raya, Nuhon, dan Bualemo. (*)