Kesaksian Sahabat Franky D Tanamal, Teknisi IAT yang Selamat dari Tragedi ATR 42-500
January 21, 2026 07:35 PM

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILEUNGSI - Nama Franky D Tanamal tercatat dalam daftar kru penerbangan dalam tragedi kecelakaan pesawat ART 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) lalu.

Namun, teknisi Indonesia Air Transport (IAT) itu selamat dari maut karena izin tidak mengikuti penerbangan untuk menjadi pelayan gereja.

Kisah itu diceritakan langsung oleh sahabat Franky, Rumton Sitanggang kepada TribunnewsDepok.com pada Rabu (21/1/2026).

Rumton bertemu langsung dengan Franky saat bersama-sama menjadi pelayan gereja divisi penerima tamu pada Minggu (18/1/2026).

Saat itu, Rumton melihat sahabatnya dalam kondisi syok berat usai mengetahui pesawat ART 42-500 mengalami kecelakaan.

“​Pak Franky merasa sangat terkejut (shock) setelah mengetahui kejadian tersebut,” kata Rumton kepada TribunnewsDepok.com, Rabu (21/1/2026).

Tak hanya itu, Franky pun terlihat terus mengucapkan syukur kepada Tuhan yang telah menyelamatkannya dari kecelakaan pesawat.

Melihat sahabatnya terharu diberikan keselamatan, Rumton akhirnya mengunggah momen tersebut melalui sosial media (sosmed) hingga ramai diperbincangkan.

Persahabatan antara Rumton dan Franky sudah terjalin sejak 2013 silam. Mereka pertama kali ditemukan di sebuah acara gereja.

“Yang pasti takut akan Tuhan itu adalah modal hidup, kita enggak tahu apa hari besok,” ungkapnya.

Rumton melihat sosok Franky sebagai individu yang memiliki loyalitas tinggi dalam pekerjaan maupun tugas sosial yang diemban.

Tak hanya itu, Franky juga memiliki figur idealis dan tidak pilih-pilih dalam pertemanan dan merupakan sosok pelayan yang patut dicontoh.

“Pak Franky dan keluarganya adalah orang-orang yang sangat takut dan taat kepada Tuhan,” pungkasnya. (m38)



 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.