TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Islam Riau (UIR) melaksanakan asesmen lapangan akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) pada Senin hingga Selasa, 19–20 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Fakultas Ilmu Komunikasi UIR.
Akreditasi merupakan sistem penjaminan mutu eksternal pendidikan tinggi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Sejak mengambil alih kewenangan akreditasi dari BAN-PT, LAMSPAK memiliki kewenangan menetapkan status akreditasi program studi, mulai dari Tidak Terakreditasi, Terakreditasi hingga Terakreditasi Unggul.
Tim asesor LAMSPAK yang hadir dalam asesmen lapangan ini terdiri dari Dr. Irwansyah, S.Sos., M.A. dan Dr. Novita Darmayanti, M.Si.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., para Wakil Rektor, pimpinan fakultas, dekan dan wakil dekan di lingkungan UIR, Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, dosen, tenaga kependidikan, serta civitas akademika FIKOM UIR.
Pada hari pertama asesmen, Dr. Irwansyah menjelaskan bahwa instrumen akreditasi LAMSPAK mengacu pada 11 standar dengan total 73 indikator yang digunakan untuk menilai kelayakan program studi dalam meraih peringkat unggul.
Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan tidak semata-mata bertujuan menilai, tetapi juga menjalankan fungsi pembinaan.
“LAMSPAK tidak hanya melakukan evaluasi Tridarma Perguruan Tinggi, tetapi juga membuka ruang pendampingan bagi program studi yang membutuhkan, khususnya dalam rangka peningkatan mutu dan internasionalisasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, tim asesor juga meninjau berbagai fasilitas penunjang akademik, di antaranya Media Center, Laboratorium Televisi, Laboratorium Komputer dan Internet, Laboratorium Desain Grafis, Laboratorium Fotografi, Studio Radio, Stadion Mini, serta Laboratorium Kehumasan sebagai bagian dari pemenuhan standar sarana dan prasarana.
Asesmen hari kedua dilanjutkan dengan sesi wawancara oleh Dr. Novita Darmayanti bersama para alumni Program Studi Ilmu Komunikasi UIR yang telah bekerja di berbagai instansi.
Wawancara difokuskan pada masa studi, waktu tunggu kerja, serta relevansi kompetensi lulusan dengan dunia kerja.
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UIR, Dr. Eko Hero, M.Soc., Sc., menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian asesmen lapangan dapat berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik.
“Dengan dukungan seluruh civitas akademika, kami berharap Prodi Ilmu Komunikasi UIR dapat meraih status akreditasi unggul sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.