Anggota DPR dari Riau Yulisman Ingatkan RKAB Jadi Kunci Jaga Keseimbangan Pasar Sektor Pertambangan
January 21, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggota Komisi XII DPR RI dari Riau Yulisman menilai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) satu tahun menjadi kunci menjaga keseimbangan pasar, sekaligus kepastian pasar di sektor Pertambangan.

Hal ini dikatakan Politisi Golkar itu karena adanya tekanan harga komoditas mineral dan batu bara dalam beberapa waktu terakhir mendorong perlunya instrumen pengendalian produksi yang lebih ketat.

Menurut mantan ketua DPRD Riau itu, fluktuasi harga global menunjukkan pasar komoditas rentan terhadap kelebihan pasokan. 

"Dalam kondisi tersebut, negara perlu memiliki alat kendali agar produksi tidak bergerak terlalu agresif dan justru menekan harga lebih dalam,"ujar Yulisman.

Seperti menurut Yulisman, harga batu bara acuan jenis GAR 4.200 kcal sempat turun signifikan dibandingkan periode puncak beberapa tahun lalu. 

Pada Juni 2025, harga tercatat sebesar 39,40 dollar AS per ton atau sekitar Rp 650.100, kemudian naik ke level 44,99 dollar AS per ton atau sekitar Rp 742.335 pada 24 Desember 2025. A

ngka ini masih jauh di bawah puncak harga 154,21 dollar AS per ton atau sekitar Rp 2.544.465 yang terjadi pada Oktober 2021.

"Ini mencerminkan pasar yang mudah tertekan ketika pasokan tidak sejalan dengan permintaan global," jelas Yulisman.

Kondisi ini, menunjukkan tekanan struktural dari sisi pasokan yang tidak bisa diabaikan. Dengan RKAB satu tahun, pemerintah dinilai memiliki ruang lebih presisi untuk menyesuaikan produksi dengan kebutuhan domestik, agenda hilirisasi, serta dinamika ekspor.

"Pendekatan ini, memberi dasar yang lebih kuat bagi negara untuk menjaga keseimbangan antara supply dan demand, sehingga pembentukan harga komoditas berlangsung lebih sehat dan berkelanjutan,"jelasnya.

(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.