TRIBUNMANADO.CO.ID- Meminta sesuati kepada Tuhan merupakan hal yang sangat wajar, lantaran TUhan juga mengajarkan demikian.
Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk ciptaanNya.
Mari kita belajar tentang Meminta Hikmat dari Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Amsal 16:3, Menyerahkan Segala Rencana kepada Tuhan
Renungan harian Kristen kali ini sumbernya dari kitab Yakobus 1:5.
"Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit maka hal itu akan diberikan kepadanya."
Dalam perjalanan hidup ini, kita sering dihadapkan pada berbagai pilihan dan keputusan penting.
Tidak jarang kita merasa bingung dan tidak tahu harus melangkah ke mana.
Yakobus 1:5 memberikan janji indah bahwa jika kita kekurangan hikmat, kita dapat memintanya kepada Allah yang memberikan dengan murah hati tanpa mempersalahkan.
Tuhan tidak menahan hikmat-Nya bagi mereka yang datang dengan hati yang tulus dan percaya.
Hikmat dari Tuhan berbeda dengan pengetahuan dunia.
Pengetahuan berbicara tentang apa yang kita tahu, tetapi hikmat menuntun kita untuk menggunakan pengetahuan itu dengan benar sesuai kehendak Tuhan.
Hikmat ilahi membantu kita melihat situasi dari perspektif Tuhan, bukan dari emosi atau keinginan pribadi.
Dengan hikmat itu, kita dapat mengambil keputusan yang membawa damai dan berbuah bagi kemuliaan-Nya.
Namun, untuk menerima hikmat dari Tuhan, kita perlu datang kepada-Nya dalam iman. Jangan ragu atau bimbang, sebab Tuhan senang menuntun anak-anak-Nya yang berserah kepada-Nya.
Saat kita berdoa meminta hikmat, percayalah bahwa Tuhan akan menjawab, entah melalui firman-Nya, nasihat orang bijak, atau pengalaman yang membentuk kita.
Hari ini, sebelum mengambil keputusan apa pun, mintalah hikmat dari Tuhan.
Biarkan Ia menuntun setiap langkahmu agar hidupmu tidak berjalan menurut keinginan sendiri, melainkan sesuai dengan kehendak-Nya.
Di dalam hikmat Tuhan, kita akan menemukan kedamaian, arah yang benar, dan hidup yang berkenan di hadapan-Nya.