TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK – Pasar Lama Kampung Cina, Kampung Dalam, Kecamatan Siak, berubah mencekam.
Kobaran api tiba-tiba membubung dari sebuah warung di tengah deretan Ruko kayu di Jalan Sultan Ismail, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Warga yang tengah beraktivitas maupun bersantai di sekitar lokasi sontak terkejut dan panik. Teriakan minta tolong memecah suasana.
Warga berhamburan keluar rumah dan toko. Sebagian berusaha menyelamatkan barang seadanya, sementara yang lain berlarian menjauh karena khawatir api menjalar ke bangunan lain.
Kawasan pasar lama yang dikenal padat dan didominasi bangunan berderet itu nyaris ludes jika api tak segera dikendalikan.
Api diketahui berasal dari satu unit bangunan warung semi permanen yang digunakan sebagai toko pancing milik seorang warga bernama Rosi.
Dalam waktu singkat, si jago merah membesar, dipicu material bangunan dan kondisi sekitar yang mudah terbakar.
Baca juga: Dari Lima BUMD Siak, Baru Tiga yang Berikan Kontribusi, Bupati: Kita Benahi
Seorang warga kemudian mendatangi Pos Cluster 1 Damkar BPBD Siak untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 21.35 WIB. Lima menit berselang, armada damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menjelaskan bahwa petugas bergerak cepat untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.
“Begitu tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pemblokiran api agar tidak menjalar ke ruko-ruko di sebelahnya. Alhamdulillah, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 22.40 WIB,” terang Novendra.
Menurut laporan BPBD, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh kebocoran gas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Dalam penanganan kebakaran ini, personel Damkar Cluster 1 Siak dan Damkar Cluster 6 Mempura dikerahkan, dengan dukungan satu unit mobil damkar water supply berkapasitas 5.000 liter serta dua unit mobil water supply 10.000 liter.
Setelah api dinyatakan benar-benar padam, petugas melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menyala kembali. Pendataan akhir terhadap personel, armada, dan peralatan juga dilakukan sebelum seluruh pasukan kembali ke posko.
Hingga malam itu, garis-garis hitam sisa kebakaran masih terlihat jelas di toko yang hangus. Warga sekitar pun masih tampak berkumpul, membicarakan kejadian yang nyaris saja melahap deretan bangunan Pasar Lama Kampung Cina, sebuah kawasan bersejarah di jantung Kota Siak.
(tribunpekanbaru.com/mayonal putra)