Cerita Korban Begal: ‘Saya Hampir Ditikam’, Dua Wanita Diserang di Bengkulu Tengah
January 22, 2026 02:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH – Dua orang wanita menjadi korban aksi begal di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (22/1/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik korban dibawa kabur oleh pelaku.

Salah satu korban, Anita Krisnawati (39), mengatakan peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama adiknya pulang usai berjualan nasi goreng sekitar pukul 23.00 WIB.

Kondisi hujan deras serta ban sepeda motor yang sudah gundul membuat keduanya melaju dengan kecepatan pelan.

“Kami baru pulang kerja sekitar jam 11 malam. Ban motor kami sudah gundul, jadi tidak bisa kencang karena takut jatuh,” ujar Anita, Kamis (22/1/2026).

Saat hujan semakin deras, korban sempat berniat untuk berhenti. Namun, keduanya memilih tetap melanjutkan perjalanan.

Pelaku Memepet dan Mengancam dengan Parang

Setibanya di lokasi kejadian, dua pria yang mengendarai satu sepeda motor tiba-tiba memepet kendaraan korban sambil berteriak menyuruh berhenti.

“Kami bingung, dikira teman atau saudara, tapi kok teriak-teriak,” katanya.

Ketika korban berhenti, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis parang.

Anita sempat mendorong pelaku sebelum akhirnya berlari untuk menghindari serangan.

“Dia mau menikam perut saya, makanya saya langsung lari,” jelasnya.

Adik Korban Dipaksa Lepas Motor

Sementara itu, adik korban yang masih berada di atas sepeda motor dipaksa pelaku untuk melepaskan kendaraan.

Pelaku menarik tangan korban dan terus memaksa agar sepeda motor diserahkan.

“Pelaku teriak ‘lepas motor tu, lepas motor tu’. Karena tidak dilepas, pelaku mengayunkan parang ke arah adik saya,” ungkap Anita.

Karena takut diserang, adik korban akhirnya melepaskan sepeda motor tersebut.

Pelaku kemudian mendorong korban hingga terjatuh dan mengalami luka di bagian kaki, sebelum membawa kabur sepeda motor korban.

Ciri-ciri Pelaku dan Kondisi Korban

Anita menyebut, salah satu pelaku mengenakan jaket merah dan topi putih.

Kedua pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna merah.

“Kami sudah teriak minta tolong, tapi tidak ada yang dengar karena jalan memang sepi dan hujan deras,” katanya.

Kedua korban yang masih dalam kondisi syok kemudian meminta pertolongan ke rumah warga terdekat.

Setelah teman mereka datang, keduanya langsung melapor ke Polsek Talang Empat.

Menurut Anita, di dalam box sepeda motor terdapat sejumlah perlengkapan make up milik korban.

Sementara itu, uang dan ponsel korban selamat karena disimpan di dalam tas.

Anita menambahkan, dirinya dan adiknya hampir setiap hari melintasi jalur tersebut dan sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian serupa.

Ia juga memastikan tidak merasa diikuti sejak berangkat dari Kota Bengkulu.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak berwajib.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.