Kelurahan Pasir Garam Berwajah Baru: Dari Kantor Terendam Banjir Jadi Simbol Reformasi Pelayanan
January 22, 2026 03:40 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Rehabilitasi total Kantor Kelurahan Pasir Garam menjadi penanda penting komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik dari level paling bawah pemerintahan.

Bangunan yang sebelumnya kerap terendam banjir akibat posisi lebih rendah dari lingkungan sekitar itu kini berdiri representatif, nyaman, dan layak sebagai pusat pelayanan masyarakat.

Kondisi lama bahkan sempat membuat kantor lurah nyaris tak berfungsi saat musim hujan, dengan air menggenangi hampir seluruh bangunan.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, atau yang akrab disapa Prof. Udin dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, hari ini Kamis (22/1/2026) secara resmi meresmikan wajah baru kantor lurah tersebut.

Prof. Udin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pemerintahan harus dibarengi dengan reformasi pelayanan publik.

Menurutnya, gedung baru tidak boleh berhenti sebagai proyek fisik semata.

"Jangan sampai kantornya sudah bagus, tapi pelayanannya tetap lambat. Aparatur harus lebih responsif, ramah, dan lurah harus mudah dihubungi warganya," tegas Prof. Saparudin, Kamis (22/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya peran kelurahan sebagai ujung tombak sosialisasi program pemerintah, seperti layanan berobat gratis hanya dengan KTP serta rencana peluncuran layanan geriatri bagi lanjut usia di RSUD Depati Hamzah.

Prof. Udin berharap Kantor Kelurahan Pasir Garam dapat berkembang menjadi pusat aktivitas warga, tidak hanya untuk urusan administrasi, tetapi juga kegiatan sosial dan keagamaan.

"Kelurahan adalah rumah bersama masyarakat. Mari kita jaga dan manfaatkan kantor ini dengan semangat gotong royong," ujarnya.

Camat Pangkalbalam, Purnamawan, mengakui bahwa masih terdapat sejumlah sarana pendukung yang menggunakan fasilitas lama. Namun, ia memastikan pembenahan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

"Kami optimistis, ketika fiskal daerah membaik, sarana pendukung akan terus dilengkapi demi pelayanan masyarakat yang lebih maksimal," ujarnya.

Lurah Pasir Garam, Fahlevi Pradidaya, mengungkapkan bahwa selama hampir tiga tahun dirinya menjabat, persoalan banjir dan kerusakan kantor menjadi tantangan utama dalam memberikan pelayanan kepada warga.

"Kalau banjir, dari luar yang terlihat hanya atap. Tapi kami tetap berupaya melayani masyarakat sambil terus mengusulkan rehabilitasi," ujar Fahlevi saat peresmian kantor lurah, Kamis (22/1/2026).

Ia menyebut rehabilitasi berat kantor tersebut akhirnya terealisasi berkat dukungan lintas pihak, mulai dari masyarakat, RT, anggota DPRD, hingga pengawalan anggaran pemerintah daerah, meski prosesnya diwarnai berbagai dinamika.

Proyek rehabilitasi dimulai pada Agustus 2025 dan rampung pada pertengahan Desember 2025. Fahlevi berharap, gedung baru ini tak hanya menjadi simbol perubahan fisik, tetapi juga mendorong peningkatan etos kerja aparatur kelurahan.

"Kantor ini adalah wajah Pemerintah Kota Pangkalpinang di tingkat kelurahan. Dengan fasilitas yang lebih layak, kami berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan secara profesional dan manusiawi," katanya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.