TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Usai disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, jenazah pramugari Florencia Lolita Wibisono rencananya akan diterbangkan ke Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, untuk dimakamkan.
Kakak ipar Florencia, Felix Agoes, mengatakan perjalanan almarhumah belum berakhir di Jakarta.
Pada Kamis malam nanti sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah Florencia akan diterbangkan ke Manado menggunakan pesawat kargo Garuda Indonesia, sebelum dibawa ke Tondano.
"Di sana masih akan ada ibadah lagi. Rencananya pemakaman dilaksanakan hari Sabtu," ujar Felix di rumah duka Grand Heaven, Kamis (22/1/2026) siang.
Tondano dipilih sebagai tempat peristirahatan terakhir karena menjadi tempat Florencia bertumbuh dan menghabiskan masa kecilnya.
Di kota itulah keluarga ingin mengantar almarhumah kembali, dikelilingi orang-orang yang mengenalnya sejak awal kehidupannya.
"Kalau dimakamkannya, di Tondano, di Manado. Karena memang Olen (Florencia) besarnya lama di sana. Jadi ada di Tondano," ucap Felix.
Sebelum diberangkatkan, keluarga akan menggelar ibadah pelepasan pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Prosesi tersebut menjadi momen terakhir keluarga dan kerabat di Jakarta untuk mengucapkan perpisahan.
Jenazah Florencia ditemukan tim SAR gabungan di jurang dengan kedalaman sekitar 300 hingga 400 meter dari puncak gunung.
Proses evakuasi berlangsung sulit akibat cuaca buruk dan medan terjal, hingga akhirnya jenazah berhasil dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk diidentifikasi.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Florencia diterbangkan ke Jakarta dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, sebelum dibawa ke Rumah Duka Grand Heaven Pluit.
Dari Jakarta, perjalanan Florencia akan berlanjut ke Tondano, tempat ia bertumbuh, dan kini menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.