Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH – Arah pelarian pelaku begal yang beraksi di Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, mulai terungkap.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, pelaku diketahui melarikan diri melalui jalan lintas Kembang Seri–Air Sebakul.
Arah Pelarian Terekam CCTV
Dari rekaman CCTV yang berhasil dihimpun, kedua pelaku terlihat kabur ke arah Desa Kembang Seri usai merampas sepeda motor korban.
Saat melintas di pertigaan Desa Kembang Seri, salah satu pelaku yang mengendarai sepeda motor hasil kejahatan tersebut sempat terjatuh.
Meski terjatuh, pelaku kembali bangkit dan melanjutkan pelarian bersama rekannya ke arah Air Sebakul.
Informasi dari rekaman CCTV ini menjadi salah satu petunjuk penting bagi pihak kepolisian dalam mengungkap identitas dan keberadaan pelaku begal.
Aksi tersebut diketahui terjadi pada Kamis (22/1/2026) dini hari.
Kronologi Kejadian Begal
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/1/2026) dini hari.
Dalam kejadian tersebut, sepeda motor yang dikendarai korban dibawa kabur pelaku saat korban dalam perjalanan pulang usai berjualan nasi goreng.
Keterangan Kepolisian
Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo melalui Kapolsek Talang Empat, Andri Gunawan, membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya benar, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 00.15 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di depan Kuburan Cina wilayah Talang Empat,” ujar Andri Gunawan saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026) pagi.
Ia menjelaskan, sebelum kejadian korban pulang berjualan nasi goreng dari kawasan Panorama, Kota Bengkulu, pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 23.10 WIB.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban dihentikan oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor.
“Kedua pelaku langsung menghadang korban dan meminta sepeda motor secara paksa. Salah satu pelaku mengancam korban dengan senjata tajam,” jelasnya.
Bahkan, pelaku sempat mengayunkan senjata tajam jenis golok ke arah korban.
“Pelaku memaksa untuk memberikan sepeda motor, dan korban sempat melawan dengan mendorong pelaku. Namun, karena pelaku mengeluarkan golok dan mengayunkannya, korban berteriak sehingga pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban,” lanjut Kapolsek.
Kerugian Korban dan Penyelidikan Polisi
Usai kejadian, korban meminta pertolongan ke rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Saat ini, Polsek Talang Empat masih melakukan penyelidikan dengan mengecek sejumlah kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan guna mengungkap identitas para pelaku begal.
Identitas Korban dan Barang Bukti
Korban dalam peristiwa ini diketahui bernama Rina Tiara Anita (37) dan Anita Krisnawati (39).
Keduanya merupakan warga Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Sepeda motor yang dibawa kabur pelaku yakni Honda Beat Street warna silver dengan Nomor Polisi BD 5580 YH atas nama pemilik Iwan Suryadi.
Dalam olah tempat kejadian perkara, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu buah sandal warna hijau merek Pearl Swallow sebelah kiri serta satu bilah parang.
Adapun ciri-ciri pelaku yang berhasil dihimpun di antaranya mengenakan jaket warna merah, memakai topi, dan bertubuh kurus.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini