TRIBUNGAYO.COM - Sejumlah jembatan bailey dan jembatan gantung segera dibangun oleh TNI AD di kabupaten Gayo Lues yang hancur diterjang banjir dan longsor pada 26 November 2025 lalu.
Kepastian dibangun itu setelah dilakukan kunjungan Danrem 011/Lilawangsa (LW) yang merupakan Dansubsatgas bencana Aceh, Kolonel Inf Ali Imran ke Gayo Lues.
Ada sejumlah titik akan dibangun jembatan bailey dan jembatan gantung dalam waktu dekat ini setelah sebelumnya dilakukan pendataan.
Mengutip Serambinews.com, Danrem meninjau langsung sejumlah infrastruktur rusak parah setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda kawasan tersebut.
Dansubsatgas Ali Imran mengatakan, dalam upaya percepatan pemulihan bencana banjir bandang dan longsor parah melanda di sejumlah wilayah barat Indonesia.
Khususnya di tiga Provinsi Pulau Sumatera, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.
“Salah satunya, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Daerah ini menjadi perhatian pemerintah pusat.
Presiden Prabowo melalui Dansatgas Percepatan jembatan dan Infrastruktur Bencana, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, segera melakukan percepatan pemulihan di daerah tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, Dansubsatgas menyebutkan, gagasan TNI AD akan membangun sejumlah jembatan Bailey sebagai percepatan pemulihan.
“Terdapat akses vital jalan utama penghubung antar Kabupaten, Gayo Lues dan Aceh Timur putus dan ini akan segera dibangun. Selain itu sejumlah jembatan gantung penghubung antar kecamatan dan Desa juga turut dibangun,” sebut Danrem, Kamis (22/1/2026).
Dansubsatgas Ali Imran menguraikan, selain dikerahkan sejumlah alat berat dan saat ini sudah tiba di Kabupaten Gayo Lues.
Personal TNI Yonzipur 16 DA mulai melakukan pengecekan dan persiapan pekerjaan pembangunan jembatan.
“Pembangunan 3 jembatan Bailey dan jembatan gantung. Diantaranya di Desa Pepelah, Desa Uring dan Desa Pintu Rime dalam Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues,” terangnya.
Disisi lain, Dansubsatgas, Kolonel Inf Ali Imran bersama Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, meninjua pemukiman rumah masyarakat yang terdampak.
Danrem juga menemui anak-anak korban banjir dan berdialog dengan warga di penampungan pengungsi.
Terlihat antusias masyarakat menyambut kehadiran Dansubsatgas, warga menaruh perhatihan penuh kepada pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan bencana di Kabupaten Gayo Lues.
Dasubsatgas mengatakan, masyarakat di Kabupaten Gayo Lues tetap tenang dalam menghadapi bencana yang menimpa keadaan.
Ia menilai, masyarakat daerah ini bukan tidak membutuhkan bantuan, akan tetapi mampu bersabar.
“Saya salut. TNI Kodim 0113 Gayo Lues bersama masyarakat disini bersinergi kuat saling membantu, sehingga tabah dan mampu menghadapi bencana yang melanda.
Insya Allah jembatan cepat rambung sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat cepat normal Kembali,” pungkasnya.
Dalam kunjungan itu, Danrem dan Dandim turut berbaur bersama anak-anak warga melakukan aksi saman tradisonal khas Gayo Lues. Dansatgas juga menyerahkan bingkisan kepada anak korban bencana di Gayo Lues.(*)
Baca juga: Tiga Unit Excavator yang Tiba di Gayo Lues Langsung Dikerahkan ke Pining