Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meminta pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026 menjadi ajang promosi budaya, pariwisata, serta usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM).
"Kita ingin mereka mendapat kesan yang baik saat berkunjung ke sini melihat, dan kunjungan ke Tjong A Fie, Istana Maimon, dan berkeliling Kota Medan," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap usai bertemu panitia pelaksana APCS 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Kamis.
Dia mengemukakan hal itu saat pertemuan dengan Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz di Kantor Gubernur Sumut.
Ajang APCS 2026, lanjut dia, rencananya dihadiri oleh sekitar 100 taruna Angkatan Laut (AL) asing dari 46 negara, dan 100 taruna AL dari Indonesia.
Menurutnya, ASEAN Plus Cadet Sail ini dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara selama hampir sebulan pada 24 Maret hingga 16 April 2026.
"Ini bukan hanya membawa nama TNI AL, tapi juga Provinsi Sumut, dan bahkan Indonesia secara keseluruhan," tegas Sulaiman.
Pemprov Sumut juga menyatakan dukungan penuh terhadap program kegiatan yang diusulkan oleh TNI AL.
ASEAN Plus Cadet Sail merupakan program diplomasi maritim internasional diinisiasi oleh TNI AL Indonesia yang mempertemukan para kadet akademi AL negara-negara ASEAN dan non-ASEAN untuk saling berinteraksi.
Kegiatan ini melibatkan KRI Bimasuci sebagai kapal latih yang sudah diselenggarakan beberapa kali dalam.membangun kepercayaan antar-taruna angkatan laut.
"Demi kelancaran pelaksanaan ini, Pemprov Sumut akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan dalam mempersiapkan penyambutan para taruna AL," kata Sulaiman.
Selama berada di Sumatera Utara nantinya, ungkap dia, para taruna AL tersebut disuguhkan berbagai penampilan budaya, kesenian, dan kuliner khas daerah.
Diketahui, para taruna AL ini berangkat mengunakan KRI Bima Suci dari Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/3). Tiba di Dermaga Kodaerah I Belawan pada Minggu (5/4), dan di Sumatera Utara hingga Rabu (8/4).
"Maka kita menggunakan kegiatan ini jadi ajang promosi budaya, kesenian, pariwisata, produk UMKM. Kita mengenalkan Sumut ke manca negara," ujar Sulaiman.
Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz mengatakan, rute pelaksanaan program APCS 2026 adalah Surabaya–Jakarta–Belawan–Kolombia.
Pihaknya memerlukan dukungan Pemprov Sumut, di antaranya penyediaan kelompok seni, pertunjukan budaya, materi sejarah dan adat, serta kuliner khas Sumut yang akan dipromosikan.
"Kami juga memerlukan dukungan tour and guide yang akan mendampingi para cadet saat melakukan culture visit ke Istana Maimon dan Tjong A Fie," ucap Rasyid.







