Paparan Prabowo di World Economic Forum 2026
kumparanNEWS January 23, 2026 06:38 AM
Presiden Prabowo Subianto berpidato di forum internasional World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Kamis (22/1).
Di forum itu, Prabowo memamerkan berbagai capaian, mulai dari sektor ekonomi hingga penegakan hukum. Salah satunya adalah berbagai upaya pemberantasan kasus megakorupsi dalam proses tata kelola minyak mentah.
Berikut rangkumannya.

Pamer Pemberantasan Korupsi

Ilustrasi Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan
Prabowo menyampaikan capaian pemberantasan korupsi Indonesia di bawah kepemimpinannya.
Ia mengatakan, iklim investasi tak akan membaik tanpa adanya kepastian hukum. Sehingga, penegakan hukum perlu dilakukan secara tegas, termasuk terhadap praktik korupsi.
"Kami telah menghadapi korupsi secara langsung, tegas, dan terbuka. Sebagaimana layaknya seseorang yang berhadapan dengan penyakit, kita harus berani mengakui penyakit yang kita derita," kata Prabowo dalam pidatonya, Kamis (22/1).
Sejak baru dilantik, Prabowo mengaku sudah membongkar kasus megakorupsi tata kelola minyak mentah. Kasus ini diketahui menyeret salah satu pengusaha minyak, Riza Chalid.
Prabowo mengakui, praktik ilegal ditemukan terjadi di berbagai sektor ekonomi. Upaya penegakan hukum pun terus dilakukan. Bahkan beberapa hari lalu, Prabowo juga mengaku telah mencabut izin dari 28 perusahaan yang berdiri di atas kawasan hutan lindung.

Hapus Ratusan Peraturan yang Tak Masuk Akal

Presiden Prabowo Subianto berbicara selama World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/2026). Foto: Denis Balibouse/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto berbicara selama World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/2026). Foto: Denis Balibouse/REUTERS
Prabowo mengeklaim telah menghapus ratusan peraturan. Hal ia lakukan dalam setahun pertama ia dilantik sebagai kepala negara.
"Ratusan peraturan telah kami hapus dalam satu tahun," kata Prabowo.
Prabowo bilang, aturan yang dihapus adalah yang tak masuk akal. Aturan ini dinilai bisa menghambat tercapainya keadilan.
"Kami telah menghapus ratusan dan ratusan peraturan yang tidak masuk akal, peraturan yang menghambat keadilan, yang menciptakan budaya korupsi," beber dia.
Prabowo mengatakan, upaya penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang positif di Indonesia.

Bicara soal Perdamaian

Seorang pria berjalan di tengah reruntuhan di kamp Bureij di Jalur Gaza tengah, Jumat (9/1/2026). Foto: EYAD BABA/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria berjalan di tengah reruntuhan di kamp Bureij di Jalur Gaza tengah, Jumat (9/1/2026). Foto: EYAD BABA/AFP
Prabowo menegaskan posisi geopolitik Indonesia yang mengedepankan perdamaian dibanding kekacauan. Indonesia ingin menjadi teman bagi siapa pun dan tak memiliki musuh.
"Indonesia memilih perdamaian daripada kekacauan. Kami ingin menjadi teman bagi semua dan musuh bagi tidak satu pun," kata Prabowo.
"1.000 teman terlalu sedikit bagi kami, 1 musuh terlalu banyak," imbuh dia.
Prabowo menyebut, Indonesia ingin berperan sebagai warga dunia yang baik dan bertanggung jawab. Dia memastikan, Indonesia juga akan ikut dalam pelestarian alam.
Prabowo pun mengajak kepada seluruh kepala negara yang hadir dalam forum tersebut untuk ikut serta menjaga perdamaian dunia.

Bicara Pengembangan SDM

Presiden Prabowo Subianto berbicara selama World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/2026). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto berbicara selama World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/2026). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Prabowo mengungkapkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aspek kunci untuk memajukan sebuah bangsa. Hal ini yang tengah dikembangkan di Indonesia.
"Saya memiliki keyakinan bahwa modal manusia menentukan pertumbuhan jangka panjang, keuntungan jangka panjang. Pengembangan manusia, sumber daya manusia adalah kunci menuju bangsa yang berkembang dan sukses," kata Prabowo.
Prabowo bilang, pendidikan yang kurang bisa membuat negara menjadi gagal. Sebab, tingkat pendidikan menentukan kecerdasan dari rakyat.
"Kurangnya pendidikan adalah jalan menuju negara gagal. Tidak ada negara yang bisa berharap untuk stabil dan makmur jika rakyatnya buta huruf, jika rakyatnya tidak mampu mengikuti sains dan teknologi modern," jelas dia.
Dia memaparkan, pengembangan infrastruktur pendidikan kini dilakukan melalui program digitalisasi. Salah satunya dengan menyediakan layar interaktif di kelas-kelas.
"Di tahun mendatang 2026, kami akan menambah 1 juta lagi panel pintar interaktif ini sehingga setiap sekolah setidaknya akan memiliki 3 hingga 4 ruang kelas dengan panel-panel ini. Dan kami berharap dalam tiga tahun semua sekolah di Indonesia setidaknya memiliki 6 ruang kelas dengan panel interaktif digital," sambung dia.
Selain itu, Prabowo juga ingin merenovasi 60 ribu sekolah dan membangun 500 sekolah unggulan. Termasuk, Prabowo memamerkan capaiannya dengan membangun 166 Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat ini ditujukan agar anak-anak yang berasal dari keluarga miskin tetap bisa menempuh pendidikan secara gratis. Targetnya, akan ada 500 Sekolah Rakyat di Indonesia.
Terbaru, Prabowo juga menyatakan bakal membangun 10 universitas baru di Indonesia. Hal ini masih dalam tahap penjajakan kerja sama dengan universitas-universitas di Eropa dan Amerika Utara.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.