TRIBUNTRENDS.COM - Pasca penangkapan Bupati Pati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), suasana di Kabupaten Pati kembali diwarnai kegaduhan.
Kali ini, sorotan publik tertuju pada kemunculan sosok yang disebut-sebut mirip tokoh unjuk rasa Pati, Ahmad Husein, di kawasan Pendopo Kabupaten Pati.
Video yang beredar luas di media sosial memantik spekulasi baru di tengah pusaran kasus dugaan korupsi yang menyeret kepala daerah tersebut.
Baca juga: KPK Incar Aktor Demo Pati: Ahmad Husein Terancam Diperiksa Gegara Bupati Sudewo, Ada Aliran Dana?
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seorang pria dengan perawakan yang disebut mirip Ahmad Husein berjalan keluar dari area Pendopo Pati.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (20/1/2026), sehari setelah Sudewo resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Pria tersebut tampak berlalu-lalang di halaman pendopo.
Ia mengenakan celana jeans dan setelan jas hitam, dengan tangan kosong, tanpa atribut khusus. Kehadirannya terekam jelas oleh kamera warga dan kemudian tersebar luas di media sosial.
Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti apa tujuan sosok yang mirip Ahmad Husein tersebut berada di area pendopo, terlebih di tengah situasi politik dan hukum yang tengah memanas.
"Sosok mirip Mas Husein nampak lalu-lalang di halaman Pendopo Pati, Selasa (20/1/2026)," tulis pemilik akun.
Nama Ahmad Husein kembali mencuat ke permukaan seiring ditangkapnya Bupati Pati Sudewo oleh KPK.
Husein dikenal sebagai salah satu koordinator massa aksi unjuk rasa yang sebelumnya lantang menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan Sudewo.
Namun dinamika berubah ketika Husein memilih berdamai dengan Sudewo, di tengah derasnya desakan pemakzulan terhadap sang bupati.
Sikap tersebut memicu kecurigaan publik dan memunculkan dugaan adanya kepentingan tersembunyi di balik perubahan sikap tersebut.
Baca juga: Sempat Pamer Mobil dan Motor, Ahmad Husein Kini Dibidik KPK di Tengah Kasus Bupati Pati Sudewo
Di tengah spekulasi yang berkembang, KPK menyatakan membuka peluang untuk memeriksa Ahmad Husein.
Pemeriksaan ini bertujuan mendalami dugaan adanya aliran dana hasil korupsi yang diduga mengalir ke koordinator massa aksi tersebut.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan hal itu saat ditanya awak media mengenai kemungkinan pemanggilan Ahmad Husein.
“Itu juga kami tentu akan dalami,” ujar Asep Selasa (20/1/2026).
Pernyataan singkat tersebut menjadi sinyal bahwa KPK tidak menutup kemungkinan memperluas penyelidikan ke pihak-pihak lain di luar lingkar pemerintahan resmi.
Kedekatan antara Ahmad Husein dan Sudewo mulai menjadi bahan perbincangan sejak Husein tiba-tiba menghentikan kritiknya.
Padahal, sebelumnya ia dikenal sebagai salah satu penggerak utama aksi demonstrasi di Pati.
Ahmad Husein diduga menerima imbalan dari Sudewo, menyusul sikapnya yang mendadak tutup mulut soal berbagai persoalan di Pati.
Dugaan tersebut menguat seiring mencuatnya kasus dugaan korupsi yang kini menyeret nama bupati.
Baca juga: Mahfud MD Puji Nyali KPK Babat Habis Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Sekaligus: Saya Salut
Sementara itu, Sudewo resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Senin (20/1/2026). Ia ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.
Usai penangkapan, Sudewo langsung digelandang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Ia diduga terlibat dalam praktik korupsi terkait jual beli jabatan perangkat desa.
Kemunculan sosok mirip Ahmad Husein di Pendopo Pati menambah daftar tanda tanya dalam kasus ini.
Apakah kehadiran tersebut sekadar kebetulan, atau justru berkaitan dengan pusaran kasus yang tengah diusut KPK?
Publik kini menanti langkah lanjutan aparat penegak hukum untuk mengurai benang kusut relasi kekuasaan, uang, dan pengaruh yang diduga tersembunyi di balik kasus korupsi di Kabupaten Pati.
***